ABK KM Dewata Timur Hilang di Samudera Hindia, Pencarian Terus Dilakukan

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tenggelam Tewas. (Net)

Ilustrasi, Tenggelam Tewas. (Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Cuaca ekstrim di laut kian tak bersahabat terutama di perairan Samudera Hindia. Para nelayan yang hendak melaut harus waspada dan banyak yang menghentikan sejenak aktifitasnya untuk mencari ikan.

Pada Kamis (28/8/2025) pukul 14.20 WIB, dilaporkan ABK KM Dewata Timur 128, Asep Taufik Kurohman hilang saat kapal berlayar di Perairan Samudera Hindia.

Hilangnya korban memicu pencarian intensif di tengah kondisi ombak besar dan angin kencang.

Kronologi Hilangnya ABK

Menurut pelapor, Kodiran, kapal berangkat dari Dermaga Timur Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, pada Sabtu (23/8/2025) pukul 13.00 WIB dengan membawa 17 ABK untuk mengambil ikan dari kapal pencari ikan.

Baca Juga :  Sopir JakLingko Hina Penumpang Perempuan, TransJakarta Bertindak Cepat dan Pecat

Pada Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, saat ABK beristirahat setelah bekerja, salah seorang kru, Roy, memberitahu Kodiran bahwa Asep Taufik Kurohman tidak terlihat di kapal.

Kodiran langsung menghentikan kapal dan mencari korban di seluruh bagian kapal, termasuk kamar ABK, dapur, dan bagian lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun korban tidak ditemukan. Selanjutnya, kapal menarik jangkar dan melakukan pencarian selama dua hari dalam radius 10 mil, meski kondisi cuaca ekstrem membuat pencarian sulit.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 14-16 Januari, Tetap Waspada Hujan Ringan hingga Sedang

Laporan ke Pengurus dan Kepolisian

Kodiran melaporkan kejadian ini ke pengurus kapal, Aho, yang meminta kapal kembali ke pelabuhan. Kapal KM Dewata Timur 128 tiba di Dermaga Timur Pelabuhan Muara Baru pada Sabtu (11/10/2025) pukul 18.30 WIB.

Setibanya di pelabuhan, Kodiran melaporkan hilangnya korban ke Polsek Kawasan Muara Baru Jakarta Utara untuk penyelidikan lebih lanjut. Saksi dalam kasus ini antara lain Wahyu Setia Budi.

Sektro Kawasan Muara kini menangani kasus hilangnya ABK, sementara pihak berwenang terus melakukan pencarian korban. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB