Aksi Asusila di Bus Transjakarta, 2 Pria Nyaris Diamuk Penumpang – Ini Kronologinya

Sabtu, 17 Januari 2026 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Bus Transjakarta rute Pantai Maju–Balai Kota setelah terjadi aksi asusila yang menghebohkan penumpang. (Posnews/MR)

Suasana Bus Transjakarta rute Pantai Maju–Balai Kota setelah terjadi aksi asusila yang menghebohkan penumpang. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi asusila dalam transportasi di Jakarta terus terjadi. Aksi tak senonoh sempat menggegerkan penumpang Bus Transjakarta rute Pantai Maju–Balai Kota, Jakarta Pusat.

Unit VI Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara membongkar kasus dugaan tindak pidana asusila yang terjadi di dalam armada bus pada Kamis (15/1/2026) petang.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.20 WIB saat bus melintas di Tol Pelabuhan Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat ulah pelaku, suasana di dalam bus langsung ricuh. Bahkan, dua terduga pelaku nyaris diamuk penumpang sebelum petugas bertindak cepat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar menegaskan, pihaknya telah mengamankan dua pria berinisial HW dan FTR.

“Unit VI PPA telah mengamankan dua pria yang diduga melakukan aksi tidak senonoh berupa onani di ruang publik, yakni di dalam bus Transjakarta,” ujar Onkoseno, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga :  Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Lebih lanjut, Onkoseno menjelaskan seorang penumpang perempuan menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Kejadian bermula saat korban menaiki bus sepulang beraktivitas dan berdiri bersama penumpang lain.

Awalnya, korban tidak menyadari adanya pelecehan. Namun, beberapa saat kemudian, korban merasakan cairan mengenai bagian belakang pakaiannya dan sempat mengira berasal dari pendingin udara bus.

Kecurigaan baru muncul ketika penumpang lain melihat kejanggalan dan berteriak, sehingga menarik perhatian penumpang lain. Saat itulah korban menyadari dirinya menjadi sasaran dugaan tindakan asusila.

Penumpang Amankan Kedua Pelaku

Mengetahui kejadian tersebut, kondektur Transjakarta bersama sejumlah penumpang langsung mengamankan dua pria yang dicurigai sebagai pelaku.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Ungkap Korupsi di Semua Lini Pemerintahan & Pesan Tegas Soal UUD 1945

Untuk mencegah amuk massa, petugas segera mengevakuasi HW dan FTR dan menyerahkannya ke polisi.

“Kedua terduga pelaku langsung kami bawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Onkoseno.

Dalam proses penyelidikan, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang diduga terkena cairan mencurigakan. Selain itu, dua orang saksi turut dimintai keterangan guna memperkuat pengungkapan kasus.

Polisi memastikan kedua terduga pelaku diproses hukum dan dijerat pasal tindak pidana asusila di muka umum sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Di sisi lain, Onkoseno mengimbau masyarakat tidak ragu melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual, terutama di transportasi umum dan ruang publik.

“Keamanan dan kenyamanan di ruang publik adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat berani melapor,” tegasnya. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Berita Terbaru

GIGABYTE menaikkan harga kartu grafis di Jepang hingga 40 persen akibat lonjakan biaya produksi dan kelangkaan komponen memori AI. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Harga GPU GIGABYTE di Jepang Melonjak 40%

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:12 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir terbakar dan memicu penerapan WFH bergilir bagi ASN.
(Posnews/Dinas Gulkarmat DKI Jakarta)

JABODETABEK

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:09 WIB