TANGERANG SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan Commuter Line nomor 1689 relasi Rangkasbitung-Tanah Abang mendadak berhenti sejenak di Stasiun Rawabuntu, Tangerang Selatan, Kamis (24/9/2026).
Bukan karena gangguan perjalanan, penghentian itu dilakukan karena seorang penumpang hamil besar mengalami kontraksi dan hendak melahirkan di dalam kereta.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.55 WIB. Penumpang itu sebelumnya duduk di bangku prioritas ketika tiba-tiba merasakan tanda-tanda persalinan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petugas pengamanan yang berada di dalam rangkaian kereta langsung bergerak. Mereka berkoordinasi dengan masinis dan petugas Stasiun Rawabuntu agar proses persalinan dapat berlangsung dengan aman.
KRL Berhenti, Petugas Bergerak Bantu Persalinan
Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan perjalanan Commuter Line 1689 dihentikan sementara di Stasiun Rawabuntu untuk membantu proses persalinan.
“Selama proses persalinan Commuter Line No.1689 perjalanannya diberhentikan sementara di Stasiun Rawabuntu,” kata Leza, Kamis (24/9/2026).
Setelah kereta berhenti, petugas kesehatan Stasiun Rawabuntu ikut membantu proses persalinan.
Sejumlah pengguna kereta juga turut memberikan bantuan. Berkat koordinasi tersebut, bayi akhirnya lahir dengan selamat.
Momen itu sekaligus menunjukkan bahwa dalam situasi darurat, respons cepat dan kerja sama antara petugas serta pengguna transportasi publik dapat sangat membantu.
Ibu dan Bayi Langsung Dibawa ke Puskesmas
Setelah proses persalinan selesai, petugas tidak berhenti pada penanganan di dalam kereta.
Ibu dan bayi langsung dibawa ke Puskesmas Rawabuntu untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.
KAI Commuter memastikan petugas di dalam kereta maupun di stasiun siap membantu pengguna yang membutuhkan pertolongan.
Leza juga mengimbau penumpang agar tidak ragu menyampaikan kondisi darurat kepada petugas.
Dengan begitu, petugas dapat segera mengambil langkah sesuai kondisi yang dihadapi.
Penumpang Hamil Diminta Lebih Siaga
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi penumpang hamil, terutama yang sudah mendekati hari perkiraan lahir (HPL), agar lebih memperhatikan kondisi tubuh sebelum melakukan perjalanan.
KAI Commuter mengingatkan agar penumpang selalu mengutamakan kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan selama menggunakan Commuter Line.
“Selalu utamakan kesehatan, kenyamanan dan keselamatan saat menggunakan Commuter Line. Khusus bagi penumpang hamil, pastikan selalu memantau Hari Perkiraan Lahir (HPL), dan jika sudah mendekati hari persalinan agar siaga dan mengurangi aktivitas di area umum,” ujar Leza.
Namun, tanda persalinan dapat muncul di luar perkiraan. Karena itu, penumpang yang mulai merasakan kontraksi atau kondisi darurat sebaiknya segera memberi tahu petugas.
Petugas KAI Commuter dapat membantu menghubungkan penumpang dengan layanan kesehatan atau melakukan koordinasi dengan stasiun terdekat.
Perjalanan Commuter Line akhirnya menjadi saksi lahirnya seorang bayi di tengah aktivitas warga yang sedang menuju tujuan masing-masing.
Di tengah padatnya perjalanan KRL, kepedulian petugas dan sesama penumpang membuat momen tak terduga itu berakhir dengan kabar baik: ibu dan bayi selamat serta mendapat penanganan medis lanjutan. **
Editor : Hadwan













