Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakata, Densus 88: Belajar Merakit Bom dari Internet

Selasa, 11 November 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Pengawasan wajib dilakukan orangtua saat anak bermain internet. Pastikan tidak masuk kesitus-situs membahayakan yang mengandung kekerasan. Fakta mengerikan ini yang terjadi terhadap pelaku bom SMAN 72 Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengonfirmasi bahwa pelaku ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, merakit sendiri bom yang digunakan.

Ia belajar membuat bom melalui internet dan forum daring berisi konten ekstrem.

Juru Bicara Densus 88, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menegaskan pelaku belajar dari tutorial daring dan komunitas gelap (dark web) sebelum merakit bahan peledak.

“Dirakit sendiri, dan pelaku mengakses cara-cara merakit bom melalui internet,” ujar Mayndra, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga :  Dilema Pentagon: AS Pertimbangkan Alihkan Pasokan Senjata Ukraina ke Timur Tengah

Tak berhenti di situ, hasil penelusuran digital menunjukkan pelaku aktif menonton video kekerasan ekstrem. Ia sering mengakses konten gore seperti adegan pembunuhan, perang, hingga peristiwa brutal yang mematikan.

“Pelaku kerap mengunjungi komunitas daring dan situs gelap yang menampilkan video kematian nyata akibat pembunuhan, perang, atau kecelakaan,” tambahnya.

Sebelumnya, ledakan dahsyat mengguncang SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025). Meski tak ada korban jiwa, sebanyak 96 orang luka-luka akibat bom yang meledak di kawasan Kelapa Gading.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Densus 88 menemukan tujuh bom rakitan. 

Baca Juga :  Ledakan Guncang SMAN 72 Jakarta, Kapolda Metro: 54 Orang Luka Sebagian Sudah Pulang

Empat di antaranya sudah meledak di dua lokasi berbeda, sementara tiga lainnya berhasil diamankan sebelum digunakan.

Kini, Densus 88 fokus membongkar jaringan digital pelaku. Polisi menelusuri komunitas daring, grup ekstrem, dan situs gelap yang diduga menjadi sumber pelaku belajar bahan peledak.

Fakta Mengerikan di Balik Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading:

  • Pelaku belajar merakit bom dari internet dan dark web.
  • Sering menonton konten kekerasan ekstrem di media sosial.
  • Membawa tujuh bom, empat meledak, tiga disita.
  • 96 orang luka-luka, tanpa korban jiwa.
  • Densus 88 dalami jaringan online ekstrem pelaku. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan
Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025
Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta
Dua Kali Tak Hadir, Nusron Wahid Segera Dipanggil Lagi oleh KPK
Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap
Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali
264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah
Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:26 WIB

Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 21:11 WIB

Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025

Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB

Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap

Selasa, 3 November 2026 - 18:47 WIB

Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali

Berita Terbaru

Aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi penolakan konser Andrea Bocelli di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta.

JABODETABEK

Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:40 WIB