Basarnas Temukan 14 Korban dari Bangkai KM Virgo, 93 Orang Belum Ditemukan

Kamis, 24 September 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim penyelam SAR gabungan mengevakuasi korban dari dalam bangkai KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.

Tim penyelam SAR gabungan mengevakuasi korban dari dalam bangkai KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 kembali membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan menemukan dan mengevakuasi korban dari dalam bangkai kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kamis (24/9/2026).

Hingga pukul 15.00 WIB, Basarnas mencatat 150 korban telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, berdasarkan manifes kapal yang mencatat 243 orang, masih ada 93 korban yang belum ditemukan.

Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii mengatakan tim SAR terus memaksimalkan pencarian, terutama melalui penyelaman ke dalam badan kapal.

“Hari ini alhamdulillah, kita sudah bisa mengevakuasi 150 korban. Di mana dari 150 korban ini, 108 selamat, kemudian 42 dalam kondisi meninggal dunia. Sehingga kalau kita mengacu kepada manifes, masih ada 93 orang dalam pencarian,” kata Syafii seusai rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis.

Penyelam Masuk ke Bangkai Kapal

Pencarian kali ini tidak mudah. Tim penyelam harus menghadapi kondisi bawah laut serta struktur kapal yang terbalik dan memiliki banyak ruangan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI AL, dan unsur SAR lainnya berhasil mengevakuasi korban dari dalam badan kapal.

Baca Juga :  Kepala BPH Irfan Yusuf Siap Jadi Menteri Haji dan Umrah Jika Ditunjuk Presiden

Laporan terbaru menyebut 14 korban meninggal ditemukan dari bangkai KM Virgo Transport 8 pada Kamis.

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke KN SAR Pacitan. Selanjutnya, korban diterbangkan menuju Lanud Sjamsudin Noor menggunakan helikopter Basarnas dan unsur TNI AL untuk menjalani proses identifikasi serta penanganan lebih lanjut.

Upaya tersebut menjadi bagian penting dari pencarian karena Basarnas menduga masih ada korban yang berada di dalam kapal.

93 Orang Masih Dalam Pencarian

Syafii mengatakan tim SAR belum berhenti mencari. Kondisi cuaca dan arus laut menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keamanan penyelaman.

“Mudah-mudahan kondisi cuaca, khususnya arus laut bagus, sehingga teman-teman penyelam dari Basarnas bisa melaksanakan pencarian dan evakuasi. Karena kami meyakini di dalam kapal masih banyak korban. Mohon doanya,” ujar Syafii.

Basarnas belum dapat memastikan posisi seluruh korban yang masih hilang.

Namun, karakteristik KM Virgo Transport 8 membuat kemungkinan korban masih berada di bagian dalam kapal cukup besar.

Kapal Panjang 119 Meter, Banyak Sekat

Syafii menjelaskan KM Virgo Transport 8 merupakan kapal penumpang dengan panjang sekitar 119 meter, lebar 21 meter, dan tinggi lebih dari 17 meter.

Ukuran tersebut membuat kapal memiliki banyak ruangan dan sekat. Karena itu, sebagian korban berpotensi masih berada di kamar atau ruang tertentu yang sulit dijangkau penyelam.

Baca Juga :  Usai Diperiksa KPK Korupsi Ijon Proyek, Bupati Bekasi: Semoga Pak Gubernur Dedi Sehat Selalu

“Karakteristik kapal ini adalah kapal penumpang dengan panjang 119 meter, lebar 21 meter, dan tinggi lebih dari 17 meter. Struktur ruangan dan kamar-kamar di dalam kapal memungkinkan adanya korban yang masih terjebak di dalam sekat-sekat tertentu,” kata Syafii.

Kondisi itu sekaligus menjelaskan mengapa proses evakuasi membutuhkan waktu. Tim tidak hanya mencari dari permukaan, tetapi juga harus memasuki bagian-bagian kapal yang memiliki akses terbatas.

Pencarian Bergantung Kondisi Laut

Karena itu, keselamatan penyelam tetap menjadi perhatian utama. Arus laut yang kuat, jarak pandang terbatas, dan struktur bangkai kapal dapat meningkatkan risiko selama operasi.

Basarnas bersama seluruh unsur SAR terus memanfaatkan waktu dan kondisi laut yang memungkinkan untuk memperluas pencarian.

Data korban juga dapat berubah seiring berlangsungnya operasi. Setiap korban yang ditemukan harus dievakuasi, dibawa ke titik penanganan, kemudian menjalani proses identifikasi.

Di tengah situasi tersebut, keluarga korban masih menunggu kabar. Sementara tim SAR terus bekerja di laut untuk memastikan setiap korban yang masih berada di lokasi dapat ditemukan dan dievakuasi.

Operasi pencarian KM Virgo Transport 8 masih berlangsung. Basarnas meminta dukungan doa agar kondisi cuaca dan arus laut mendukung penyelaman sehingga pencarian 93 korban yang masih hilang dapat terus dilakukan secara maksimal. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Lantik Maruli dan Tandyo, Ini Jabatan Baru Dua Jenderal TNI
Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB, Tantangan Bencana Menanti
Kapolri Ungkap 92 Kasus Karhutla Naik Penyidikan, Korporasi Mulai Didalami
Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Diberhentikan, Ini Langkah Selanjutnya
Dana untuk Korban Bencana Diduga Diselewengkan, KPK Usut 5 Tersangka BNPB
25.600 Hektare Lahan Terbakar, 9 Korporasi Sawit Jadi Tersangka Karhutla
Kapolri Suyudi: Jangan Hanya Jaga Keamanan, Dengarkan Keluhan Warga
KPK OTT BNPB, Sestama Rustian Ikut Diamankan, Uang Rp1,4 Miliar dan Emas Disita

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Prabowo Lantik Maruli dan Tandyo, Ini Jabatan Baru Dua Jenderal TNI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Kristomei Sianturi Resmi Pimpin BNPB, Tantangan Bencana Menanti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Bupati Gowa Husniah Talenrang Resmi Diberhentikan, Ini Langkah Selanjutnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Dana untuk Korban Bencana Diduga Diselewengkan, KPK Usut 5 Tersangka BNPB

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:49 WIB

25.600 Hektare Lahan Terbakar, 9 Korporasi Sawit Jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Denmark menegaskan eksplorasi sumber daya alam Greenland oleh AS harus mematuhi hukum lokal dan tidak mendapat keistimewaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:40 WIB