Anak PAUD di Solo Alami Luka di Alat Vital Akibat Gunting, Begini Penjelasan Disdik

Senin, 15 September 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa PAUD di Solo terluka akibat insiden prakarya menggunakan gunting. Dok-Istimewa

Siswa PAUD di Solo terluka akibat insiden prakarya menggunakan gunting. Dok-Istimewa

SOLO, POSNEWS.CO.ID Seorang siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Solo, Jawa Tengah, mengalami insiden serius saat mengikuti pelajaran prakarya. Alat vital siswa berusia sekitar 4–5 tahun itu terluka akibat terkena gunting yang dimainkan temannya.

Peristiwa terjadi pada Kamis (11/9/2025) di salah satu PAUD di Kota Solo. Saat itu, siswa mengikuti kegiatan prakarya berupa gunting-menggunting, potong-memotong, dan tempel-menempel.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dwi Ariyatno, menjelaskan kegiatan awalnya berjalan dengan pendampingan guru. Namun, setelah sesi prakarya selesai, guru mendampingi sejumlah siswa lain untuk mencuci tangan. Pada saat itulah, seorang siswa mengambil kembali gunting yang seharusnya sudah disimpan, lalu melukai temannya di bagian alat vital.

Menurut keterangan guru, gunting sudah disimpan di tempat yang dianggap aman. Namun, salah satu siswa berhasil mengambilnya kembali dan melukai temannya,” ujar Dwi Ariyatno, Senin (15/9/2025).

Baca Juga :  Polwan Polres Metro Bekasi Kota Gelar Bakti Religi Sambut HUT ke-77

Dugaan Penyebab

Dwi menduga tindakan siswa tersebut terjadi karena faktor meniru. Anak diduga mendapatkan informasi terkait praktik khitan dari lingkungan sekitar tanpa pemahaman utuh.

“Anak itu meniru adegan yang tidak seharusnya. Mereka belum memahami konsep bahwa tindakan tersebut berbahaya dan tidak boleh dilakukan sembarangan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi Korban dan Langkah Dinas Pendidikan

Korban mengalami luka di bagian vital dan langsung mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, kondisinya dilaporkan stabil.

Dinas Pendidikan Solo langsung melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan guru di sekolah. Dwi menegaskan pihaknya akan memperketat prosedur keamanan dalam kegiatan pembelajaran, terutama yang melibatkan benda tajam seperti gunting atau cutter.

Baca Juga :  Mahkamah Agung Kebanjiran Perkara, 38.147 Kasus Ditangani Sepanjang 2025

“Kami akan memperkuat SOP pengawasan guru agar kejadian serupa tidak terulang. Semua alat prakarya wajib dipastikan aman setelah dipakai,” kata Dwi.

Data Terkini: Kasus Serupa di Indonesia

Menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), sepanjang 2024 tercatat lebih dari 2.000 kasus kekerasan maupun kecelakaan anak di lingkungan sekolah. Mayoritas insiden terjadi akibat minimnya pengawasan saat anak melakukan aktivitas kelas maupun luar kelas.

Kasus di Solo menambah daftar peringatan pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak usia dini, terutama dalam penggunaan benda tajam saat belajar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB