Asmara Segitiga Berujung Maut, Tukang Cukur Bekasi Tusuk Rekannya

Kamis, 2 Oktober 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Cinta Segi Tiga Korban Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Cinta Segi Tiga Korban Tewas. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Seorang tukang cukur RA (29) nekat menusuk rekannya, EP (26), hanya gara-gara asmara segitiga dengan seorang wanita penjual es di Cikarang Barat, Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Mustofa, mengungkap, aksi sadis itu terjadi di kontrakan warga Kampung Cibitung, Telagasih, pada Sabtu dini hari, 27 September 2025.

Sebelum tragedi berdarah itu, korban dan pelaku yang sama-sama bekerja di barbershop Cibitung menenggak dua botol minuman keras di kontrakan. Dalam pengaruh alkohol, keduanya berselisih paham soal wanita bernama Sheyla, yang menjadi pemicu bentrok.

“Korban menegur pelaku karena menjelek-jelekkan dirinya di depan Sheyla, pacarnya. Tapi pelaku mengaku menyukai Sheyla dan berniat merusak hubungan korban,” kata Mustofa, Rabu (1/10/2025).

Adu Fisik Berujung Tragedi

Perkelahian pun pecah. Korban memukul dan menggigit pipi RA. Dalam kondisi kalap, RA mengambil pisau badik dari tas dan menusuk korban di paha, perut, dan tangan.

EP sempat dilarikan ke RSUD Kabupaten Bekasi, namun setelah dua hari perawatan, ia meninggal dunia pada Senin, 29 September 2025.

Baca Juga :  Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

Pelaku Dibekuk

RA melarikan diri usai kejadian. Tim Reskrim Polsek Cikarang Barat bersama Polres Metro Bekasi akhirnya menangkapnya di Kota Banjar, Jawa Barat, pada Selasa, 30 September 2025.

“Motifnya murni asmara dan cemburu. Pelaku tidak terima ditegur korban hingga terjadi perkelahian,” tegas Mustofa.

Polisi mengamankan pisau badik, pakaian berlumuran darah, dan beberapa ponsel dari lokasi kejadian. RA dijerat Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lapak Sabu di Tanah Abang
Hujan Mengintai Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftar Wilayahnya
3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos
Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya
Siapa Perekrut Peserta Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda?
Bangunan di Pinggir Rel Kampung Bahari Ditertibkan, Kapolres Turun Memantau
Mengenal Kombes Pol Ardyansyah, Perwira Intelijen Polda Metro Jaya
Sidang Dugaan Penculikan Penjaringan, Korban Mengaku Diseret ke Fortuner Putih

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:13 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lapak Sabu di Tanah Abang

Kamis, 5 November 2026 - 05:21 WIB

Hujan Mengintai Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftar Wilayahnya

Rabu, 4 November 2026 - 19:51 WIB

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Rabu, 4 November 2026 - 16:08 WIB

Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya

Rabu, 4 November 2026 - 15:31 WIB

Siapa Perekrut Peserta Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda?

Berita Terbaru

Presiden Pengadilan Pidana Internasional menanggapi sanksi pemerintah Amerika Serikat melalui sidang Perserikatan Bangsa Bangsa. Simak rincian pidato. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Pengadilan Internasional Merespons Sanksi

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:38 WIB

Studio Bungie mengungkap rencana pemulihan konten lama permainan Destiny Dua hingga tahun dua ribu dua puluh delapan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Studio Bungie Mengungkap Pemulihan Konten Destiny 2

Kamis, 5 Nov 2026 - 09:38 WIB

Audio-Technica merilis perangkat dengar nirkabel ATH-M50xSTS-WL dengan mikrofon profesional. Temukan detail fitur pengurangan kebisingan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Audio-Technica Rilis Perangkat Nirkabel ATH-M50xSTS-WL

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:33 WIB