Pemprov DKI Larang Pelajar Ikut Demo, Pramono Anung Minta Sekolah Perketat Pengawasan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dok-Kominfo DKI JKT

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dok-Kominfo DKI JKT

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan memerintahkan seluruh satuan pendidikan dan kepala sekolah memperketat pengawasan agar pelajar tidak ikut aksi demonstrasi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, imbauan ini keluar karena masih ada sekolah yang lalai mengawasi siswanya hingga terlibat dalam unjuk rasa yang marak belakangan ini.

“Secara khusus saya sudah meminta Bu Nahdiana (Kepala Dinas Pendidikan) berkomunikasi dengan seluruh sekolah. Kepala sekolah harus memberikan pengawasan ketat agar siswa tidak ikut demo,” kata Pramono saat menghadiri acara di Aula PDS HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga :  Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Kios Ayam Bekasi, 2 Pelaku Ditangkap

Lebih lanjut, Pramono mengakui demonstrasi merupakan bagian dari demokrasi. Namun, ia menegaskan imbauan ini hanya berlaku bagi pelajar Jakarta, bukan kelompok masyarakat lain.

Baca Juga :  Demo Gemarak di DPR, 1.145 Polisi Disiagakan Tanpa Senjata Api

“Saya tidak mau masuk ke wilayah demonstrasi. Imbauan ini hanya khusus untuk anak-anak sekolah di Jakarta,” tegasnya.

Pramono berharap para pelajar tidak ikut aksi massa yang berlangsung hari ini. “Mudah-mudahan sampai sore atau malam nanti tidak terjadi hal yang sama seperti kemarin,” pungkasnya. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Sanksi Jaringan Minyak Iran di Hong Kong dan UEA
Andrie Yunus Korban Air Keras Tolak Kunjungan Oditur Militer di RSCM
Rutan Kotabumi Diguncang Skandal Love Scamming, Polisi Selidiki Keterlibatan Petugas
Demokrat Berjuang Pulihkan Dapil Virginia di Mahkamah Agung
Mobil SPPG Tabrak 2 Pedagang di Bekasi Timur, Satu Korban Luka Parah
Uni Eropa: Sanksi Resmi bagi Pemimpin Hamas
Penyekapan Anak di Bandung Digagalkan, Pelaku Diduga Ancam Bakar Rumah
Zelenskyy Peringatkan Serangan Baru Saat Putin Klaim Perang

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:04 WIB

AS Sanksi Jaringan Minyak Iran di Hong Kong dan UEA

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:08 WIB

Andrie Yunus Korban Air Keras Tolak Kunjungan Oditur Militer di RSCM

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:54 WIB

Rutan Kotabumi Diguncang Skandal Love Scamming, Polisi Selidiki Keterlibatan Petugas

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:45 WIB

Demokrat Berjuang Pulihkan Dapil Virginia di Mahkamah Agung

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:18 WIB

Mobil SPPG Tabrak 2 Pedagang di Bekasi Timur, Satu Korban Luka Parah

Berita Terbaru

Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi baru terhadap 12 individu dan perusahaan yang memfasilitasi pengiriman minyak ilegal Iran ke China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Sanksi Jaringan Minyak Iran di Hong Kong dan UEA

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:04 WIB

Partai Demokrat mengajukan banding ke Mahkamah Agung Amerika Serikat guna memulihkan peta daerah pemilihan Virginia yang baru saja dibatalkan. Dok: (AP Photo/Julia Demaree Nikhinson)

INTERNASIONAL

Demokrat Berjuang Pulihkan Dapil Virginia di Mahkamah Agung

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:45 WIB