Banjir Hebat Landa Lembang, Jalan Pasar Panorama Lumpuh Total

Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi banjir rob dan penurunan tanah di kawasan perkotaan Pulau Jawa akibat eksploitasi air tanah dan urbanisasi. (Posnews/Ist)

Kondisi banjir rob dan penurunan tanah di kawasan perkotaan Pulau Jawa akibat eksploitasi air tanah dan urbanisasi. (Posnews/Ist)

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Warga diminta untuk selalu waspada ditengah cuaca ektrem saat ini. Hujan deras disertai angin kencang bikin kawasan wisata Lembang porak-poranda,

Sejumlah ruas jalan utama di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mendadak berubah jadi sungai pada Jumat (24/10/2025) siang. Polisi pun langsung mengalihkan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan total.

Banjir datang sekitar pukul 13.00 WIB, meluap dari saluran air yang tak mampu menampung derasnya curah hujan.

Genangan tinggi air membuat kendaraan tidak bisa melintas di Jalan Pasar Panorama dan Jalan Maribaya arah Cibodas.

Baca Juga :  BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Jabodetabek Hari Ini, Hujan Lebat Berpotensi Meluas

“Betul, air meluap sampai menutup badan jalan. Kalau hujan deras seperti sekarang, jalannya memang pasti tergenang,” tegas Kapolsek Lembang AKP Dana Suhenda, Jumat (24/10/2025).

Menurut Dana, penyebab utama banjir disebabkan saluran air yang sempit dan tersumbat, sehingga air langsung naik ke permukaan jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, kendaraan dari arah Tangkuban Parahu menuju Bandung harus memutar arah melalui jalur alternatif.

“Kami alihkan kendaraan ke Jalan Maribaya, lalu ke Jalan Seskoau, dan belok lagi ke Jalan Adiwarta. Pengendara tetap bisa keluar di kawasan Pasar Panorama Lembang, tapi di titik yang aman dari genangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Pajak untuk Si Miskin? Politik di Balik Siapa yang Menanggung Beban Negara

Petugas gabungan dari Polsek Lembang, BPBD KBB, dan Dinas PUPR segera turun ke lokasi untuk menguras air dan membersihkan sumbatan di saluran.

Hingga sore hari, arus lalu lintas kembali lancar meski genangan masih terlihat di beberapa titik.

Warga berharap pemerintah daerah segera memperbaiki sistem drainase di kawasan wisata tersebut agar banjir tidak terus berulang setiap kali hujan mengguyur. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB