JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Jakarta Timur usai hujan deras mengguyur Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi sejak Minggu malam hingga Senin (25/5/2026) dini hari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 26 RT masih tergenang air hingga pagi ini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta Maruli Simanjuntak mengatakan banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang menyebabkan kenaikan muka air di sejumlah pintu air dan pos pemantauan sungai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
βPer pukul 08.00 WIB, masih terdapat 26 RT yang tergenang,β kata Maruli dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Selain curah hujan tinggi, banjir juga dipengaruhi meningkatnya debit air kiriman dari wilayah hulu. BPBD mencatat status Bendung Katulampa berada pada level Siaga 3.
Sementara itu, Pos Depok dan Pos Angke Hulu juga berstatus Siaga 3, sedangkan Pintu Air Pasar Ikan berada di level Siaga 2.
Wilayah paling terdampak berada di Kelurahan Kampung Melayu dengan 16 RT terendam. Kemudian disusul Kelurahan Cawang sebanyak 7 RT, Kelurahan Bidara Cina 2 RT, serta Kelurahan Cililitan 1 RT.
BPBD DKI Jakarta memastikan personel gabungan terus disiagakan di lokasi terdampak banjir.
Petugas melakukan pemantauan genangan, penyedotan air, hingga pengecekan saluran drainase bersama Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.
Selain itu, petugas juga terus memantau kemungkinan banjir susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan.
BPBD mengimbau warga tetap waspada, terutama masyarakat yang tinggal di bantaran kali dan daerah rawan genangan.
Warga diminta segera melapor kondisi darurat melalui Jakarta Siaga 112 yang aktif 24 jam gratis.
Berikut wilayah banjir di Jakarta Timur per Senin (25/5/2026) pagi:
- Kelurahan Kampung Melayu: 16 RT
- Kelurahan Cawang: 7 RT
- Kelurahan Bidara Cina: 2 RT
- Kelurahan Cililitan: 1 RT
Sementara itu, banjir di 3 RT Pejaten Timur mulai surut setelah penyedotan dan turunnya debit air. **
Editor : Hadwan












