Bareskrim Periksa Eks Kapolres Bima hingga Bendahara Jaringan Narkoba, Usut Dugaan TPPU

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Berigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Berigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bareskrim Polri terus membongkar aliran uang haram dari bisnis narkoba.

Kali ini, Direktorat Tindak Pidana Narkoba memeriksa tiga pihak dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil kejahatan narkotika.

Tiga orang yang diperiksa yakni AKBP Didik Putra Kuncoro, mantan Kapolres Bima, AKP Maulangi, mantan Kasat Narkoba Polres Bima, serta AIS Setiwati yang diduga berperan sebagai bendahara koordinator jaringan narkoba milik Erwin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengembangan kasus jaringan narkotika yang sebelumnya diungkap penyidik.

Baca Juga :  Soft Power: K-Pop dan Hollywood Lebih Kuat dari Rudal

“Penyidik mendalami dugaan aliran dana dan aset yang berasal dari hasil tindak pidana narkotika. Kami juga menelusuri pihak yang diduga ikut menikmati atau menyamarkan hasil kejahatan tersebut,” kata Eko Hadi, Kamis (7/5/2026).

Bareskrim Telusuri Aliran Uang Haram

Dalam penyidikan ini, Bareskrim tidak hanya memburu pelaku peredaran narkoba, tetapi juga mengejar aset hasil kejahatan.

Penyidik menganalisis transaksi keuangan, memeriksa dokumen penting, serta menyita sejumlah barang bukti elektronik yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Langkah tersebut dilakukan untuk memutus sumber pendanaan jaringan narkoba.

“Kami ingin memiskinkan jaringan narkoba dengan menyita hasil kejahatan mereka,” tegas Eko.

Usut Jaringan Erwin

Penyidik saat ini masih mendalami hubungan ketiga pihak yang diperiksa dengan jaringan narkoba yang dikendalikan Erwin.

Baca Juga :  Terkuak! Pengusaha Bimbel Jadi Otak Penculikan dan Pembunuhan Kepala Bank BRI

Selain itu, polisi juga memburu aset-aset yang diduga berasal dari hasil bisnis narkotika.

Bareskrim membuka kemungkinan adanya tersangka baru jika menemukan bukti tambahan dalam proses penyidikan.

Terancam UU Narkotika dan TPPU

Jika terbukti terlibat, para pihak dapat dijerat dengan:

  • Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika
  • Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)

Polri juga meminta masyarakat aktif melaporkan aktivitas peredaran narkoba maupun transaksi keuangan mencurigakan guna membantu pemberantasan narkotika di Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Begal Sadis BKT Rorotan Kembali Beraksi, R Mengaku Jadi Korban Ke-10
Garibaldi Berlayar, Gajah Mada Segera Mengarungi Laut Nusantara!
Polsek Koja Libatkan 120 Personel Sabuk Kamtibmas untuk Jaga Jakarta
Tim Febrie Klaim 40 Aturan Dilanggar, Putusan Praperadilan Dinanti
Polisi Bekuk Terduga Curanmor Bersenjata Celurit di Tangerang
Sindikat Upal Beraksi Sejak Januari, Polisi Amankan 11 Tersangka
Kecelakaan Maut Cibubur: Truk Diduga Terobos Lampu Merah, 1 Tewas
Viral Botok Bersama Polisi di Depan DPR, Ternyata Ini yang Terjadi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Begal Sadis BKT Rorotan Kembali Beraksi, R Mengaku Jadi Korban Ke-10

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Garibaldi Berlayar, Gajah Mada Segera Mengarungi Laut Nusantara!

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Polsek Koja Libatkan 120 Personel Sabuk Kamtibmas untuk Jaga Jakarta

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Tim Febrie Klaim 40 Aturan Dilanggar, Putusan Praperadilan Dinanti

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Polisi Bekuk Terduga Curanmor Bersenjata Celurit di Tangerang

Berita Terbaru

Modder berhasil menjalankan gim klasik Doom pada kamera DSLR Canon EOS 550D menggunakan firmware Magic Lantern lengkap dengan kendali tombol fisik dan audio. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Doom Berhasil Dijalankan di Kamera DSLR Canon EOS 550D

Selasa, 25 Agu 2026 - 14:48 WIB

Amerika Serikat membatalkan latihan militer amfibi gabungan Ssangyong bersama Korea Selatan bulan depan akibat keterbatasan unit pasukan yang dialihkan ke medan perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel

Selasa, 25 Agu 2026 - 13:42 WIB