Bencana Maut Sumatera, Korban Tewas Tembus 1.112 Orang – Ratusan Masih Hilang

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNPB mengevakuasi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh saat operasi tanggap darurat 2026. (Posnews/Ist)

Petugas BNPB mengevakuasi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh saat operasi tanggap darurat 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Korban tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah. BNPB mencatat 1.112 orang meninggal dunia hingga Selasa (23/12/2025).

Kepala Pusdatinkom BNPB Abdul Muhari menyebut angka tersebut naik enam korban dibandingkan sehari sebelumnya.

Aceh mencatat korban terbanyak 483 jiwa, disusul Sumatera Utara 369 jiwa dan Sumatera Barat 260 jiwa.

Selain itu, 176 orang masih hilang dan terus dicari tim gabungan. Jumlah ini kembali bertambah satu orang.

Tak hanya menelan korban jiwa, bencana juga memaksa 498.447 warga mengungsi atau menumpang di rumah kerabat, meski sebagian mulai kembali ke rumah.

Selanjutnya, pemerintah memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi.

BNPB bersama kementerian terkait memfokuskan penanganan pascabencana, mulai dari pencarian korban, distribusi logistik, hingga pemulihan jalan, komunikasi, listrik, dan BBM.

Baca Juga :  Bencana di Sumatera, Korban Banjir dan Longsor Digartiskan BPJS hingga Sertifikat Tanah

BNPB juga melaporkan sejumlah ruas jalan di Aceh sudah kembali dilalui, sementara jalur lainnya masih diperbaiki.

Kementerian PUPR menargetkan perbaikan jalan dan jembatan Bireuen–Bener Meriah rampung akhir Desember 2025.

“Jalur ini vital dan harus segera tersambung,” tegas Abdul Muhari.

Bencana beruntun ini menjadi peringatan keras bagi kesiapsiagaan nasional dan menuntut percepatan pemulihan demi keselamatan serta pemulihan kehidupan warga terdampak.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB