MALUKU TENGGARA, POSNEWS.CO.ID – Bentrokan dua kelompok pemuda pecah di Desa Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Maluku Tenggara, Jumat (27/3/2026) dini hari.
Insiden berdarah ini langsung memanas hingga melukai aparat kepolisian yang turun tangan meredam situasi.
Wakapolres Maluku Tenggara, Kompol Djufri Jawa dan Kasat Reskrim Polres Maluku Tenggara, AKP Barry Talabessy terkena panah saat berupaya melerai bentrokan. Selain itu, tiga warga juga mengalami luka-luka akibat serangan brutal menggunakan batu dan busur panah.
Kasi Humas Polres Maluku Tenggara, Ipda Wandi Puasa, mengungkapkan bahwa bentrokan terjadi sekitar pukul 02.00 WIT.
Saat itu, dua kelompok pemuda saling serang secara terbuka menggunakan batu dan panah, sehingga situasi быстро berubah mencekam.
Selanjutnya, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi.
Djufri Jawa dan Barry Talabessy bahkan berada di garis depan untuk membubarkan massa. Namun, di tengah upaya tersebut, keduanya justru menjadi korban serangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Djufri terkena anak panah di bagian lengan kanan, sementara Barry tertembus panah di lutut kiri. Meski terluka, keduanya tetap berupaya mengendalikan massa hingga situasi berangsur kondusif.
Peristiwa ini menambah daftar panjang bentrokan antar pemuda di wilayah Maluku yang kerap dipicu konflik sosial dan kesalahpahaman.
Polisi kini meningkatkan pengamanan di lokasi serta memburu pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Selain itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.
Aparat juga akan mendalami penyebab bentrokan serta menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.
Dengan kejadian ini, polisi menegaskan komitmennya menjaga keamanan wilayah sekaligus mencegah konflik meluas yang berpotensi mengganggu stabilitas di Maluku Tenggara. (red)
Editor : Hadwan



















