Bandung Dilanda Suhu Dingin, BMKG Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Jumat, 15 Agustus 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Bandung mencatat suhu minimum 14,4°C di Lembang, imbau warga siaga cuaca ekstrem. (Foto-Istimewa)

BMKG Bandung mencatat suhu minimum 14,4°C di Lembang, imbau warga siaga cuaca ekstrem. (Foto-Istimewa)

BANDUNG, ONLINEWS.CO.ID – Kota Bandung dan sekitarnya mengalami suhu dingin beberapa hari terakhir. Pada Jumat (15/8/2025), Stasiun Geofisika Bandung mencatat suhu minimum 17,2°C, sedangkan Pusat Observasi Geofisika (POG) Lembang mencapai 14,4°C.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menyatakan, meski suhu permukaan laut di Indonesia masih hangat, sejumlah fenomena atmosfer memicu udara dingin.

“Gelombang Rossby Equator di Jawa Barat dan sirkulasi siklonik membentuk daerah perlambatan angin dan pertemuan angin. Kombinasi ini memengaruhi pertumbuhan awan di Bandung Raya,” jelas Rahayu.

Baca Juga :  KLH Apresiasi Pemulung Bantar Gebang: Pahlawan Lingkungan di HUT RI ke-80

Menurutnya, Jawa Barat kini memasuki musim kemarau dengan dominasi angin monsun Australia yang membawa udara dingin dan kering. Tutupan awan konvektif juga berkurang, sehingga panas matahari maksimal siang hari dilepaskan pada malam hingga dini hari.

Baca Juga :  Lowongan Kerja MMI 2025 Lulusan SMA/SMK, Gaji di Atas UMK - Ada Kendaraan Dinas

BMKG mencatat, siang hari terasa panas, sedangkan dini hari dan pagi terasa sangat dingin. Kondisi ini masih normal untuk Agustus dan diperkirakan berlangsung hingga akhir bulan.

Rahayu mengimbau warga mewaspadai potensi angin kencang, hujan deras, banjir, dan tanah longsor. “Untuk menghadapi suhu dingin pagi hari, gunakan jaket dan konsumsi air hangat,” tambahnya. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB