BGN Pastikan Anak Keluarga Mampu Dicoret dari Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang. (Posnews/BGN)

Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang. (Posnews/BGN)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah memperketat sasaran penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemerintah memastikan anak-anak dari keluarga mampu tidak lagi menerima manfaat program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menyampaikan kebijakan itu setelah melaporkan rencana refocusing program MBG kepada Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nanik, pemerintah akan mengarahkan anggaran MBG kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kelompok rentan yang memerlukan intervensi gizi.

“Anak-anak dari keluarga mampu atau kaya nantinya tidak menerima lagi program tersebut,” kata Nanik kepada wartawan.

Pemerintah mengambil langkah itu sebagai bagian dari evaluasi dan penataan ulang program MBG yang telah berjalan di berbagai daerah.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan La Nina Akhir 2025, Waspada Banjir dan Cuaca Ekstrem

Pemerintah juga ingin memastikan penggunaan anggaran negara berjalan efektif dan tepat sasaran.

Prabowo Dukung Refocusing MBG

Nanik mengungkapkan Presiden Prabowo menyambut positif usulan tersebut. Presiden mendukung upaya pemerintah meningkatkan efektivitas penyaluran program makan bergizi.

“Beliau senang, sangat senang,” ujar Nanik.

Selanjutnya, pemerintah akan membahas mekanisme teknis dan kriteria penerima dalam rapat lanjutan yang akan berlangsung pada Jumat (12/6/2026) sore.

“Kami akan membahasnya lebih detail besok sore bersama Presiden,” katanya.

Prioritaskan Anak yang Membutuhkan

BGN menilai refocusing penerima manfaat penting untuk memastikan program MBG benar-benar menjangkau anak-anak yang berisiko mengalami kekurangan gizi, stunting, dan keterbatasan akses pangan bergizi.

Baca Juga :  Naik Transjakarta Saat Ramadan? Siap-Siap Dapat Takjil Gratis di 14 Koridor

Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah juga ingin memperkuat efektivitas penggunaan anggaran negara yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah dalam beberapa tahun mendatang.

Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia.

Namun, pemerintah akan menyalurkan program itu secara lebih selektif agar manfaatnya benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah juga merespons berbagai masukan publik yang meminta bantuan negara lebih difokuskan kepada kelompok ekonomi lemah agar upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kesehatan anak berjalan lebih optimal. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo ‘Menuju Indonesia Bangkrut’ Digelar di Bundaran HI, 4.151 Aparat Disiagakan
Hanya 11 Persen Warga Eropa Anggap AS Sebagai Sekutu
Amerika Serikat Gempur Iran dan Donald Trump Ancam Bom
Cuaca Jabodetabek 12 Juni 2026: Jakarta – Bekasi Cerah, Mendukung Aktivitas Warga
Bos Jaringan Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Angelo Pandeli Masuk Interpol Blue Notice
Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi
Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya
Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:44 WIB

Demo ‘Menuju Indonesia Bangkrut’ Digelar di Bundaran HI, 4.151 Aparat Disiagakan

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:33 WIB

Hanya 11 Persen Warga Eropa Anggap AS Sebagai Sekutu

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:12 WIB

BGN Pastikan Anak Keluarga Mampu Dicoret dari Program Makan Bergizi Gratis

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:20 WIB

Amerika Serikat Gempur Iran dan Donald Trump Ancam Bom

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:22 WIB

Bos Jaringan Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Angelo Pandeli Masuk Interpol Blue Notice

Berita Terbaru

Ilustrasi, Kepercayaan transatlantik memudar. Laporan survei terbaru menunjukkan merosotnya keyakinan warga Eropa terhadap komitmen pertahanan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hanya 11 Persen Warga Eropa Anggap AS Sebagai Sekutu

Jumat, 12 Jun 2026 - 07:33 WIB

Eskalasi mengerikan di Timur Tengah. Amerika Serikat meluncurkan rentetan serangan udara baru ke wilayah Iran sementara Presiden Donald Trump mengancam akan menghancurkan negara tersebut secara total jika menolak draf damai. Dok: VCG.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat Gempur Iran dan Donald Trump Ancam Bom

Jumat, 12 Jun 2026 - 06:20 WIB