BMKG Ingatkan! Cuaca Jabodetabek Hari Ini Bisa Berubah Drastis, Warga Diminta Siaga

Senin, 18 Agustus 2025 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langit berawan menyelimuti wilayah DKI Jakarta pada 23 Maret 2026 sesuai prakiraan BMKG dengan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu. (Dok-Posnews)

Langit berawan menyelimuti wilayah DKI Jakarta pada 23 Maret 2026 sesuai prakiraan BMKG dengan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu. (Dok-Posnews)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) bervariasi sepanjang hari ini, Senin (18/8/2025). Cuaca pagi cenderung cerah berawan, sementara sore hingga malam berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa wilayah.

Pada pagi hari, udara di Jabodetabek umumnya cerah hingga berawan. Suhu di Kota dan Kabupaten Bogor berada pada kisaran 20–30 derajat Celcius. BMKG memperkirakan suhu di wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang berkisar 24–30 derajat Celcius. Kelembapan udara tercatat cukup tinggi, yakni 64–98 persen, dengan angin bertiup dari timur hingga tenggara berkecepatan 10–25 km/jam.

Baca Juga :  KSPI Tolak UMP Jakarta 2026 Rp 5,72 Juta, Buruh Siap Gugat dan Turun ke Jalan

Memasuki siang hingga sore, cuaca diprediksi berawan hingga cerah berawan. Namun, BMKG mendeteksi adanya potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga malam hari. Daerah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Tangerang, serta sebagian wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.

BMKG juga memberikan peringatan dini. Masyarakat diminta waspada terhadap hujan disertai kilat atau petir serta angin kencang pada sore hingga malam hari. Wilayah dengan risiko lebih tinggi antara lain Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Kabupaten dan Kota Bogor, serta Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Jakarta Bersalawat di Monas Sabtu Malam, Doa Bersama Maulid Nabi

Sebagai langkah antisipasi, BMKG mengingatkan warga yang beraktivitas di luar rumah agar selalu membawa payung atau jas hujan. Selain itu, BMKG meminta masyarakat rutin memperhatikan pembaruan informasi cuaca. Hal ini penting untuk menjaga keselamatan, terutama bagi pengendara dan warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Dengan kondisi cuaca yang dinamis ini, kewaspadaan menjadi kunci agar aktivitas masyarakat tetap aman dan lancar. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial
Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:00 WIB

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:30 WIB

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:10 WIB

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:05 WIB

Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:09 WIB

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Berita Terbaru

Ilustrasi, Ekonomi Gig menjanjikan kebebasan

INTERNASIONAL

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:00 WIB

Melawan logika dominasi. Ekofeminisme mengungkap bahwa pemulihan bumi mustahil tercapai tanpa meruntuhkan struktur patriarki yang mengeksploitasi perempuan dan alam secara bersamaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:30 WIB

Menembus batas identitas tunggal. Konsep interseksionalitas membuktikan bahwa perjuangan perempuan tidak bisa menggunakan pendekatan 'satu ukuran untuk semua' guna menghapus penindasan yang berlapis. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:10 WIB