BMKG Peringatkan Warga Jabodetabek, Siang Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang

Selasa, 14 Oktober 2025 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta prakiraan cuaca Indonesia 17 Maret 2026 menunjukkan potensi hujan di sejumlah kota besar.
(Posnews/Ist)

Peta prakiraan cuaca Indonesia 17 Maret 2026 menunjukkan potensi hujan di sejumlah kota besar. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Hari ini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan warga Jabodetabek agar waspada terhadap cuaca ekstrem pada Selasa (14/10/2025).

Sejak pagi, langit dipenuhi awan tebal. Menjelang siang hingga sore, sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang.

BMKG memprakirakan Jakarta Pusat, Utara, dan Barat akan diselimuti awan tebal sejak pagi. Sementara hujan ringan bisa turun lebih awal di Kepulauan Seribu, Depok, Bekasi, dan Bogor.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Berbuka Puasa Bersama Tokoh Islam, Diskusi Lebaran dan Isu Global

Memasuki siang hingga sore, hujan berpotensi mengguyur Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, dan Tangsel. BMKG juga memperingatkan adanya angin kencang sesaat di wilayah selatan Jakarta dan Bogor.

Suhu udara di Bogor berkisar 18–31°C, sedangkan wilayah lain seperti Jakarta, Tangerang, dan Bekasi berada pada kisaran 25–34°C. Kelembapan udara mencapai 47–92% dengan angin dari Timur Laut–Tenggara berkecepatan 2–28 km/jam.

Baca Juga :  Hujan Kepung Jabodetabek 8–10 Desember 2025, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

BMKG mengimbau warga untuk waspada terhadap hujan disertai petir dan angin kencang, khususnya di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangsel, Depok, dan Bogor.
“Warga diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” ujar Prakirawan BMKG Pusat.

BMKG juga mengingatkan warga untuk membawa perlengkapan hujan, menghindari pohon besar dan papan reklame, serta tidak beraktivitas di area rawan genangan saat hujan deras melanda. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Berita Terbaru

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB