BNN Bongkar Kelicinan Dewi Astutik, Buron Sabu 2 Ton Rp 5 Triliun Diringkus di Kamboja

Selasa, 2 Desember 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gembong narkoba Dewi Astutik saat diamankan dalam operasi gabungan internasional di Kamboja. (Posnews/Ist)

Gembong narkoba Dewi Astutik saat diamankan dalam operasi gabungan internasional di Kamboja. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) akhirnya meringkus Mami Dewi Astutik alias PA (43), buron penyelundupan sabu 2 ton senilai Rp 5 triliun, setelah ia lama bersembunyi dan berpindah-pindah negara.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengungkap kelicinan Dewi yang selama ini mengendalikan jaringan narkotika internasional dari kawasan Golden Triangle, bersama nama besar seperti Fredy Pratama.

Ia menegaskan, Dewi selalu berpindah negara untuk mengelabui petugas.

Menurut Suyudi, titik terang muncul pada 17 November, ketika tim BNN menerima informasi keberadaan Dewi di Phnom Penh, Kamboja.

Selanjutnya, BNN langsung mengirim tim untuk memburu target.

“Pada saat dia berada di Kamboja, kerja sama kedua negara membuat kami bisa menemukan posisinya dan melakukan penangkapan,” kata Suyudi dalam jumpa pers di Bandara Soetta, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga :  Final Abang None Jakarta 2025, David Leon dan Farel Larasati Raih Gelar Utama

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dewi resmi masuk red notice Interpol sejak 3 Oktober 2024. Ia akhirnya tertangkap Senin, 1 Desember 2025, pukul 13.39 waktu setempat, di lobi hotel di Sihanoukville. Tim gabungan menciduk Dewi yang saat itu berada di dalam mobil Toyota Prius putih.

Suyudi memastikan, Dewi ditangkap tanpa perlawanan. Saat itu ia sedang bersama seorang pria yang kini dalam pendalaman lebih lanjut.

Dukungan Kamboja dan Kemlu untuk Repatriasi

Kemlu menegaskan dukungan penuh terhadap proses pemulangan Dewi ke Indonesia.

Baca Juga :  May Day 2026 di Monas, Buruh Bawa 11 Tuntutan - Prabowo Janjikan Kejutan

“Ini bentuk komitmen Indonesia–Kamboja dalam penegakan hukum internasional,” ujar Direktur Hukum dan Perjanjian Politik dan Keamanan Kemlu, Indra Rosandry.

Bea Cukai Soetta juga memastikan seluruh sarana dan penanganan repatriasi akan disiapkan. Gatot Sugeng Wibowo mengungkap Dewi pernah mencoba menyelundupkan 2,3 kg heroin lewat Bandara Soetta.

BNN: Pemberantasan Narkoba Bagian dari Asta Cita Presiden

Komjen Suyudi menegaskan, perang terhadap narkoba sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, terutama poin ketujuh tentang reformasi hukum dan ketahanan bangsa.

Ia menekankan bahwa narkoba adalah isu kemanusiaan, bukan sekadar kriminal. Pengguna narkoba harus dipulihkan, bukan dipenjara. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB