SUMATERA SELATAN, POSNEWS.CO.ID — Aparat kembali membongkar peredaran narkoba lintas provinsi. Kali ini, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan (BNNP Sumsel) menyergap dua kurir narkoba di Jalan Lintas Sumatera, Bayung Lencir–Jambi, Kabupaten Musi Banyuasin.
Penggerebekan ini sekaligus menggagalkan upaya pengiriman narkotika dalam jumlah besar ke luar daerah.
Petugas menangkap dua tersangka berinisial TQ (20) warga Palembang dan PZ (26) asal PALI. Keduanya diamankan pada Senin pagi (29/12/2025) sekitar pukul 06.35 WIB saat melintas menggunakan mobil.
Modus Dua Mobil, Satu Jadi Pengawal
Sebelumnya, tim menerima informasi intelijen terkait pergerakan jaringan narkoba lintas wilayah Purun–PALI. Menindaklanjuti laporan itu, tim gabungan BNNP Sumsel, BNN RI, Bea Cukai, dan Polri langsung bergerak dan memantau target.
Selanjutnya, petugas mendapati dua kendaraan mencurigakan. Satu unit Toyota Innova Reborn mengangkut narkoba, sedangkan Daihatsu Sigra bertugas sebagai mobil pengawal.
Saat petugas menyergap, mereka menemukan 10 bungkus besar narkotika tersembunyi di dalam kendaraan utama.

Ribuan Barang Haram Disita
Hasil penggeledahan mengungkap barang bukti dalam jumlah mencengangkan. Petugas menyita:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- 783 cartridge vape berisi liquid merek Yakuza yang mengandung Etomidate (narkotika golongan II),
- 9.679 butir ekstasi hijau merek Kenzo yang mengandung 2C-B (narkotika golongan I),
- serta pecahan ekstasi seberat 33 gram.
Secara keseluruhan, berat narkotika mencapai ribuan gram dan siap diedarkan.
BNN Tegaskan Perang Tanpa Ampun
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sumsel Kombes Basani R Sagala menegaskan, penangkapan ini baru langkah awal.
Saat ini, penyidik terus memburu jaringan besar yang mengendalikan dua kurir muda tersebut.
Sementara itu, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menekankan narkoba merupakan ancaman serius bagi kemanusiaan.
Menurutnya, peredaran narkoba merusak masa depan bangsa dan harus dilawan tanpa kompromi.
Dengan pengungkapan ini, aparat mengirim pesan keras kepada sindikat narkoba. Jalur lintas Sumatera kini bukan lagi tempat aman bagi pengedar barang haram.
Penulis : Hadwan
Editor : Hadwan


















