Bocah Tewas Disengat Kawanan Tawon di Bekasi, Satu Lagi Kritis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dua bocah di Bekasi diserang kawanan tawon, satu tewas dan satu kritis. (Ist)

Dua bocah di Bekasi diserang kawanan tawon, satu tewas dan satu kritis. (Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Waspada dengan tawon ganas yang ada diseliling kita, apalagi yang ada sarangnya. Segera minta pertolongan petugas Pemadam Kebakaran untuk memusnahkannya karena ini sangat berbahaya.

Seperti yang dialami dua bocah di Kabupaten Bekasi tersengat kawanan tawon ganas saat melintas di jalan kampung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat sengatannya, satu anak meninggal dunia. Sementara satu lainnya kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa mematikan ini terjadi di Kampung Piket Indah, RT 001/015, Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Bekasi, Rabu (29/10/2025) pukul 17.00 WIB.

Baca Juga :  Tragedi Genset Masjid di Tanah Datar, 2 Remaja Meninggal Keracunan CO

Kedua korban, Surya Kencana (6) dan Sahrul Gunawan (7), sedang berjalan melintasi lokasi yang ternyata menjadi sarang tawon.

Ketika tiba di titik kejadian, ribuan tawon langsung menyerang tubuh kecil mereka tanpa ampun. Warga panik melihat kedua bocah mengerang kesakitan dengan tubuh penuh sengatan.

Saksi Siti Julaeha bersama warga lainnya panik membawa kedua korban ke klinik terdekat.

Namun, kondisi mereka semakin memburuk. Tim medis kemudian merujuk korban ke RS Anna Medika Bekasi untuk penanganan lebih lanjut.

Sayangnya, Surya Kencana menghembuskan napas terakhir pada Kamis (30/10/2025) pukul 14.00 WIB karena serangan sengatan yang terlalu banyak dan menyebabkan gagal napas.

Baca Juga :  Ditangkap Saat Sahur, Begal Modus Fitnah Pelecehan Ternyata Sudah 4 Kali Beraksi

Sementara Sahrul Gunawan masih dirawat intensif dan kondisinya terus dipantau tim medis.

Polsek Tambelang menangani kasus ini. Polisi mendata saksi dan meminta warga mewaspadai lokasi sarang tawon yang mematikan itu agar tidak memakan korban lagi.

Warga sekitar kini memasang garis pengaman dan meminta pemerintah segera mengevakuasi sarang tawon raksasa tersebut.

Tragedi ini mengguncang lingkungan kampung, mengingat korban masih anak-anak dan kejadian berlangsung cepat tanpa bisa diselamatkan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai
Modus Janjikan Lolos PJLP SDA Jakut, Warga Mengaku Tertipu Jutaan Rupiah
Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Korban Ditemukan Tanpa Kaki dalam Karung
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah, Bogor Berpotensi Hujan
Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk
Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi
Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor
Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Korban Ditemukan Tanpa Kaki dalam Karung

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah, Bogor Berpotensi Hujan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi

Berita Terbaru

Kebakaran hutan akibat kekeringan ekstrem menerjang kota Spokane di Washington hingga memaksa evakuasi 65 ribu warga. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebakaran Hutan Hebat Terjang Spokane Washington

Rabu, 5 Agu 2026 - 17:05 WIB

Kepolisian Twin Falls mengonfirmasi insiden penembakan di restoran In-N-Out Burger, Idaho. Akibatnya, tiga orang tewas dan tujuh warga mengalami luka-luka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Selidiki Motif Penembakan di Restoran In-N-Out Idaho

Rabu, 5 Agu 2026 - 16:58 WIB

Capital One mengungkapkan penutupan ratusan rekening milik Donald Trump pada 2021 terjadi akibat temuan indikasi pencucian uang, bukan alasan politik. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Capital One Ungkap Alasan Penutupan Rekening Trump

Rabu, 5 Agu 2026 - 15:00 WIB