Brigjen Eko Pastikan Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengerahkan dukungan penuh untuk memburu bandar narkoba dan pelaku penyerangan terhadap anggota polisi di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Langkah ini dilakukan setelah penggerebekan sabu berujung maut, menewaskan Aipda Yudhie Perdana Putra, sementara Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana masih hilang.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso memastikan pihaknya mendukung penuh Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan, termasuk mempercepat pencarian dua anggota yang belum ditemukan.

“Kami akan melakukan backup penuh terhadap jajaran di lapangan, baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri,” kata Eko, Jumat (3/7/2026).

Penggerebekan Berujung Maut

Eko menjelaskan, operasi bermula pada Rabu (1/7/2026) malam setelah polisi menerima informasi dugaan peredaran sabu.

Sebanyak 12 personel diterjunkan untuk menangkap target berinisial BIO, residivis kasus narkotika.

Target berhasil diamankan. Namun, situasi berubah ketika sekelompok warga melakukan perlawanan menggunakan parang.

Massa kemudian bertambah dan menyerang polisi dengan senjata tajam serta senjata api rakitan.

Baca Juga :  DPR Minta Investigasi Skandal Riset Palsu Peneliti Indonesia di Denmark

Akibat serangan itu, Aipda Yudhie Perdana Putra gugur akibat luka senjata tajam. Sementara Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana masih dicari tim gabungan.

Bareskrim Evaluasi Operasi

Bareskrim Polri juga akan mengevaluasi seluruh operasi pemberantasan narkotika agar personel lebih siap menghadapi ancaman di lapangan.

“Setiap pelaksanaan penindakan harus dipersiapkan secara matang. Keselamatan anggota merupakan prioritas tanpa mengurangi ketegasan dalam pemberantasan narkotika,” tegas Eko.

Hingga kini, tim gabungan masih memburu pelaku penyerangan sekaligus menelusuri jaringan narkotika yang diduga beroperasi di wilayah tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Kekerasan OPM/KKB di Yahukimo Mengerikan, 3 Warga Sipil Tewas
Tragedi Ledakan Rumah Medan: Korban Terakhir Ditemukan, 3 Orang Tewas
Brigpol Fredi Lukas Awes Tewas Diserang OTK di Yahukimo, Pelaku Diburu
Emas Rp90 Juta Dicuri, Pasutri di Ubud Gunakan Uangnya Operasi Plastik
Detik-Detik Ledakan Gas Runtuhkan Bangunan di Medan, 1 Tewas 2 Tertimbun
Kronologi Pengusaha Jakarta Tembak Sekuriti dan WNA di Bar Canggu Bali
Kebakaran Kandang Ayam di Tulungagung, 3.100 Ekor Mati Terpanggang
Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, 18 Orang Masih Dicari Tim SAR

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:05 WIB

Aksi Kekerasan OPM/KKB di Yahukimo Mengerikan, 3 Warga Sipil Tewas

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Ledakan Rumah Medan: Korban Terakhir Ditemukan, 3 Orang Tewas

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:26 WIB

Brigpol Fredi Lukas Awes Tewas Diserang OTK di Yahukimo, Pelaku Diburu

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:27 WIB

Emas Rp90 Juta Dicuri, Pasutri di Ubud Gunakan Uangnya Operasi Plastik

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:20 WIB

Detik-Detik Ledakan Gas Runtuhkan Bangunan di Medan, 1 Tewas 2 Tertimbun

Berita Terbaru