Gempa NTT Terkini: 68 Warga Meninggal, 213 Orang Luka

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak gempa M7,7 NTT yang merusak rumah dan fasilitas umum warga

Dampak gempa M7,7 NTT yang merusak rumah dan fasilitas umum warga

NTT, POSNEWS.CO.ID – Duka mendalam masih menyelimuti Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026).

Hingga Senin (17/8/2026), BNPB mencatat 68 orang meninggal dunia dan 213 warga mengalami luka-luka.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan petugas masih memperbarui data korban di tujuh kabupaten terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“68 jiwa yang meninggal,” kata Berton dalam konferensi pers, Senin (17/8/2026).

Ia menegaskan proses pendataan masih berlangsung. Karena itu, jumlah korban dapat berubah seiring petugas menerima laporan terbaru dari daerah terdampak.

Baca Juga :  Program SPPG Gegerkan Cilacap, Titik Diduga Fiktif di Tengah Hutan dan Kuburan

Basarnas Tetap Sisir Wilayah Terdampak

Meski BNPB menyatakan tidak ada lagi laporan warga hilang, Basarnas belum menghentikan kesiapsiagaan.

Tim pencarian dan pertolongan tetap menempatkan personel di tujuh kabupaten terdampak.

Petugas juga terus menyisir sejumlah lokasi untuk memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman.

“Tim Basarnas masih siaga di tujuh kabupaten terdampak,” ujar Berton.

Langkah tersebut menjadi penting karena kondisi lapangan masih dinamis. Pemerintah terus memastikan proses pencarian, evakuasi, dan pertolongan berjalan maksimal.

Dua Rumah Sakit Lapangan Dikirim ke NTT

Di sektor kesehatan, Kementerian Kesehatan mengirimkan dua unit rumah sakit lapangan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo.

Fasilitas tersebut diharapkan segera memperkuat pelayanan medis bagi korban gempa. Terlebih, sejumlah rumah sakit dan puskesmas mengalami dampak akibat guncangan.

Baca Juga :  Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba

“Diharapkan nanti rumah sakit ini dapat melayani warga kita yang korban gempa bumi dan yang harus dievakuasi,” kata Berton.

Selain pelayanan kesehatan, pemerintah terus mengerahkan bantuan logistik dan personel untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Data Korban Masih Bisa Bertambah

BNPB mengingatkan masyarakat bahwa data korban bencana masih bersifat dinamis. Petugas terus melakukan verifikasi agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat.

Karena itu, masyarakat diimbau mengandalkan informasi resmi pemerintah dan tidak menyebarkan kabar yang belum terkonfirmasi.

Di tengah suasana HUT ke-81 Kemerdekaan RI, perjuangan masyarakat NTT untuk bangkit menjadi perhatian bersama.

Pemerintah dan tim gabungan terus bergerak agar korban mendapat pertolongan, kebutuhan dasar terpenuhi, dan proses pemulihan segera dimulai. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB