Buruh Marah, KSPI-Partai Buruh Gelar Aksi Nasional Hari Ini Tolak Kenaikan Upah Rp 90 Ribu

Senin, 24 November 2025 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, aksi demonstrasi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, aksi demonstrasi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.IDRibuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menggelar demo besar-besaran serentak hari ini, Senin (24/11/2025) di seluruh Indonesia.

Mereka menolak keras kenaikan upah minimum (UP) 2026 versi pemerintah yang dinilai cuma naik Rp 90 ribu per bulan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal, menyebut aksi ini digelar serentak di seluruh kota industri. Di Jakarta, massa dipusatkan di DPR RI dan sekitar Istana Negara.

Baca Juga :  KSPI Gelar Aksi Besar Besok Tolak UMP Jakarta dan UMSK Jabar - Ribuan Buruh Turun ke Istana

Aksi ini gerakan nasional. Di Jakarta dipusatkan di Istana atau DPR, sesuai dinamika lapangan,” ujar Said, Senin (24/11).

Di ibu kota, 15 ribu buruh diprediksi memadati kawasan aksi.

Gerakan serupa berlangsung di Gedung Sate Bandung, Kantor Gubernur Banten di Serang, Kantor Gubernur Jateng di Semarang, hingga Kantor Gubernur Jatim di Surabaya yang diperkirakan diikuti lebih dari 10 ribu buruh.

Baca Juga :  Dinkes DKI, Belum Ada Super Flu di Jakarta - Warga Tetap Diminta Waspada

Said menegaskan buruh menolak formula pemerintah. “Rata-rata UM tidak lebih dari Rp 3 juta. Kenaikan Rp 90 ribu jelas tidak layak,” tegasnya.

Ia memaparkan tiga opsi yang dibawa buruh:

  • Tuntutan awal 8,5–10,5 persen
  • Opsi kedua 7,77 persen
  • Opsi ketiga minimal 6,5 persen

Said menilai aksi ini peringatan keras kepada pemerintah.

Buruh tidak minta berlebihan. Pemerintah jangan gegabah dan jangan tunduk pada oligarki pengusaha,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru
Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB