Bus TNI AL Tabrakan dengan Truk Semen di Tol Belmera, Belasan Prajurit Luka

Rabu, 24 Desember 2025 - 07:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus TNI AL mengalami kecelakaan setelah bertabrakan dengan truk semen di Tol Belmera Medan. (Posnews/Net)

Bus TNI AL mengalami kecelakaan setelah bertabrakan dengan truk semen di Tol Belmera Medan. (Posnews/Net)

MEDAN, POSNEWS.CO.ID – Bus mengangkut personel TNI Angkatan Laut menghantam truk pengangkut semen di Kilometer 8,5 Tol Belmera, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, Sumatra Utara, Selasa (23/12/2025).

Akibat kecelakaan tersebut, belasan prajurit TNI AL mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas, kondisi pascakecelakaan tampak cukup mengkhawatirkan.

Sejumlah personel TNI AL terlihat mengalami luka dan dievakuasi oleh rekan sesama prajurit, dibantu pengguna jalan lainnya, ke pinggir ruas tol.

Baca Juga :  Ketua Komisi X DPR Semprot Unsri, Mahasiswa Baru Dipaksa Ciuman Saat Kegiatan Kampus

Diduga Truk Tak Kuat Menanjak

Sementara itu, warga sekitar menyebut kecelakaan diduga bermula saat truk pengangkut semen tidak kuat menanjak ketika melintasi ruas Tol Belmera. Akibatnya, truk tersebut mundur dan berada tepat di jalur bus yang melintas dari belakang.

Pada saat bersamaan, bus yang membawa puluhan personel TNI AL berupaya menyalip truk tersebut. Namun nahas, jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.

“Truknya seperti tidak kuat menanjak, lalu mundur. Bus dari belakang sempat menyalip, tapi akhirnya terjadi tabrakan,” ujar Defi, warga sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi: Berkas Roy Suryo, Rismon, dan Dr Tifa Dilimpahkan ke Kejaksaan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, seluruh personel TNI Angkatan Laut yang mengalami luka telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit terdekat.

Di sisi lain, Satuan Lalu Lintas Polres Pelabuhan Belawan langsung menangani lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut serta mengumpulkan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB