Butet Kertaredjasa Sindir Program Makan Bergizi Gratis, “Panen Keracunan”

Minggu, 26 Oktober 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Butet Kertaredjasa berbicara lantang di Forum Sambung Rasa Kebangsaan Keraton Yogyakarta, menyoroti maraknya keracunan program Makan Bergizi Gratis. Dok: Istimewa

Butet Kertaredjasa berbicara lantang di Forum Sambung Rasa Kebangsaan Keraton Yogyakarta, menyoroti maraknya keracunan program Makan Bergizi Gratis. Dok: Istimewa

YOGYAKARTA, POSNEWS.CO.ID Program menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan saat ini masih saja ditemukan pelajar keracunan usai menyantap MBG yang dibagikan. 

Seniman dan budayawan Butet Kertaredjasa melontarkan kritik tajam soal maraknya kasus keracunan dalam program MBG.

Suara keras itu ia sampaikan langsung kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam Forum Sambung Rasa Kebangsaan di Gedung Sasono Hinggil Dwi Abad, Keraton Yogyakarta, Minggu (26/10).

Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, seperti eks Menko Polkam Mahfud MD, mantan Wakapolri Ahmad Dofiri, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, dan jurnalis senior Rosiana Silalahi.

Baca Juga :  Diskon Tol Lebaran 2026, Jasa Marga Pangkas Tarif 30 Persen di 9 Ruas Tol

Dalam forum itu, Butet menyoroti banyaknya siswa keracunan massal sejak program MBG digulirkan.

“Hari ini kita panen orang keracunan karena MBG, dan seakan-akan hal itu dianggap biasa,” tegas Butet dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, satu siswa keracunan saja sudah terlalu banyak, apalagi jika jumlahnya mencapai ratusan. Ia meminta agar program ambisius Presiden Prabowo Subianto itu dievaluasi, bukan dibiarkan tanpa perbaikan.

Butet menegaskan, ribuan orang keracunan tidak bisa dianggap lumrah. Pemerintah harus tanggap, bukan menormalisasi bencana kesehatan di sekolah,” ucapnya.

Tak hanya menyoroti MBG, Butet juga mengkritik rusaknya etika dan tata krama di negeri ini. Ia mencontohkan mantan pejabat yang terang-terangan mengaku menjilat demi jabatan.

Baca Juga :  Prabowo: Natal Momentum Kasih dan Harapan, Rakyat Diminta Perkuat Gotong Royong

Pemimpin boleh berjanji, tapi juga boleh mengingkari. Ini sedih, model apa seperti ini,” sindirnya tajam.

Butet juga menyerang Komite Reformasi Polri, yang menurutnya hanya janji kosong tanpa tindakan nyata. Ia berharap para pemimpin bisa kembali menjadi teladan dan panutan rakyat.

Sambil mengutip pesan KH. Ahmad Dahlan, Butet mengingatkan publik agar berani mengkritik kebiasaan yang salah.

Biasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa. Etika kita hari ini sedang ambyar,” tutupnya tegas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB