Capital One Ungkap Alasan Penutupan Rekening Trump

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Capital One mengungkapkan penutupan ratusan rekening milik Donald Trump pada 2021 terjadi akibat temuan indikasi pencucian uang, bukan alasan politik. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

Capital One mengungkapkan penutupan ratusan rekening milik Donald Trump pada 2021 terjadi akibat temuan indikasi pencucian uang, bukan alasan politik. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Capital One menyerahkan dokumen resmi ke pengadilan akhir pekan lalu. Bank tersebut membeberkan alasan penutupan ratusan rekening Donald Trump pada 2021. Selain itu, tim penegak hukum bank menemukan indikasi transaksi pencucian uang.

Sementara itu, pihak bank membantah tuduhan penutupan rekening atas alasan politik. Lembaga keuangan tersebut menegaskan keputusan berdasar pada analisis risiko internal. Oleh karena itu, Capital One meminta hakim membatalkan seluruh gugatan hukum Trump.

Baca Juga :  Trump Undang Putin ke KTT G20 Miami guna Akhiri Isolasi Rusia

Trump Layangkan Gugatan Miliaran Dolar ke Bank Besar

Presiden Donald Trump melayangkan gugatan terhadap Capital One dan JPMorgan Chase. Trump mengklaim kedua lembaga keuangan tersebut merugikan bisnis keluarganya. Selain itu, politisi Republik tersebut menuntut ganti rugi sebesar 5 miliar dolar AS.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, JPMorgan Chase menegaskan penutupan rekening mengacu pada aturan hukum. Bank berhak menghentikan layanan demi menghindari risiko regulasi. Selanjutnya, tim hukum Trump terus menekan perbankan melalui jalur pengadilan.

Baca Juga :  Gencatan Senjata Rapuh: Israel Tetap Bombardir Lebanon Selatan

Kebijakan Regulasi Perbankan dan Fenomena Debanking

Kalangan konservatif kerap mengritik praktik debanking oleh perbankan besar. Mereka menilai bank secara sepihak memutus akses jasa keuangan. Akibatnya, pemerintah mengeluarkan Perintah Eksekutif pada Agustus 2025 lalu.

Selanjutnya, aturan baru tersebut melarang pengawasan ketat terhadap pilihan nasabah bank. Meskipun demikian, Capital One menegaskan prosedur penutupan rekening telah berjalan sesuai regulasi. Lembaga tersebut bahkan memberikan waktu bagi Trump untuk memindahkan dana.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pejabat Board of Peace Temui Netanyahu Bahas Pelucutan
25 Negara Bagian Gugat Pemerintahan Trump Akibat Kebijakan Tarif
Trump Kritik Jaksa Jeanine Pirro Soal Kasus Kolam Lincoln
Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir Jelang Perundingan
Demokrat Ungguli Republik Soal Ekonomi Jelang Pemilu
Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas
Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang
Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Capital One Ungkap Alasan Penutupan Rekening Trump

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Pejabat Board of Peace Temui Netanyahu Bahas Pelucutan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Trump Kritik Jaksa Jeanine Pirro Soal Kasus Kolam Lincoln

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir Jelang Perundingan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Demokrat Ungguli Republik Soal Ekonomi Jelang Pemilu

Berita Terbaru

Capital One mengungkapkan penutupan ratusan rekening milik Donald Trump pada 2021 terjadi akibat temuan indikasi pencucian uang, bukan alasan politik. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Capital One Ungkap Alasan Penutupan Rekening Trump

Rabu, 5 Agu 2026 - 15:00 WIB

Utusan Board of Peace Nikolay Mladenov menemui Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mendesak penghentian serangan dan membahas pelucutan senjata Hamas di Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pejabat Board of Peace Temui Netanyahu Bahas Pelucutan

Rabu, 5 Agu 2026 - 13:45 WIB