Cuaca Jakarta Hari ini Cerah Berawan, BMKG Ingatkan Hujan Lebat di Daerah

Jumat, 26 September 2025 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langit cerah berawan di Jakarta sesuai prakiraan cuaca BMKG 26 September 2025. Dok-Istimewa

Langit cerah berawan di Jakarta sesuai prakiraan cuaca BMKG 26 September 2025. Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Jakarta pada Jumat (26/9/2025) bakal cerah berawan dari pagi hingga malam hari.

Kondisi ini membuat warga ibu kota bisa beraktivitas dengan tenang tanpa khawatir diguyur hujan.

Meski begitu, BMKG tetap mengingatkan bahwa secara nasional sejumlah wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas berbeda. Masyarakat diminta waspada agar tidak lengah menghadapi perubahan cuaca ekstrem.

Daerah Waspada Hujan Sedang hingga Lebat

Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah yang masuk kategori waspada hujan sedang–lebat meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan.

Baca Juga :  Spesial HUT ke-80 TNI, Tarif Transportasi Umum Rp80 di Jakarta

Daerah Siaga Hujan Lebat hingga Sangat Lebat

Sementara itu, daerah dengan status siaga mencakup Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua Pegunungan. Di wilayah ini, potensi hujan lebat hingga sangat lebat bisa memicu banjir dan longsor jika warga tidak waspada.

Baca Juga :  Aksi Brutal Oknum Ormas Sakera di Pasuruan Viral, Selebgram Febbhy Morena Ikut Terseret

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daerah Awas Nihil, tapi Angin Kencang Mengintai

Untuk kategori awas hujan ekstrem, BMKG menyatakan nihil. Namun, peringatan dini tetap berlaku untuk angin kencang di wilayah Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

BMKG mengimbau masyarakat di daerah rawan agar terus memantau informasi cuaca terbaru. Dengan begitu, langkah antisipasi bisa segera dilakukan untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB