Ditolak Negara Arab, Trump Coret Tony Blair dari Dewan Perdamaian Gaza

Selasa, 9 Desember 2025 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jejak Perang Irak hantui Tony Blair. Trump batalkan penunjukan eks PM Inggris ini di Gaza usai diprotes keras negara Muslim. Dok: Istimewa.

Jejak Perang Irak hantui Tony Blair. Trump batalkan penunjukan eks PM Inggris ini di Gaza usai diprotes keras negara Muslim. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – – Ambisi Tony Blair untuk kembali ke panggung utama diplomasi Timur Tengah harus kandas. Mantan Perdana Menteri Inggris itu tidak akan menduduki posisi kunci dalam “Dewan Perdamaian” Gaza bentukan Donald Trump.

Kabar ini mencuat setelah adanya gelombang penolakan dari dunia Islam. Menurut laporan Financial Times, tim Trump telah mencoret nama Blair secara diam-diam dari pertimbangan.

Awalnya, Trump berencana menempatkan Blair sebagai figur sentral dalam pemerintahan transisi Gaza. Rencana ini disusun bersama menantu Trump, Jared Kushner. Namun, realitas politik di lapangan berkata lain. Trump kini menyatakan akan memimpin dewan tersebut seorang diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hantu Invasi Irak 2003

Penolakan terhadap Blair bukanlah kejutan besar. Pasalnya, reputasinya di dunia Arab sudah lama hancur. Masyarakat Timur Tengah memandangnya dengan skeptis dan penuh permusuhan.

Baca Juga :  Tim Penyelamat Terus Cari Korban Tertimbun di General Santos

Penyebab utamanya adalah peran Blair dalam invasi Irak tahun 2003 yang dipimpin Amerika Serikat. Kala itu, kebijakan tersebut memicu bencana kemanusiaan dan ketidakstabilan regional yang berkepanjangan.

Selain itu, rekam jejak Blair sebagai utusan Kuartet Timur Tengah (PBB, Uni Eropa, AS, Rusia) juga dinilai mengecewakan. Kritikus menyoroti minimnya prestasi Blair dalam memediasi perdamaian selama menjabat posisi tersebut.

Trump: “Saya Suka Tony, Tapi…”

Presiden Trump sebenarnya menaruh hormat pada Blair. Ia sempat memujinya sebagai “orang yang sangat baik” saat meluncurkan rencana perdamaian 20 poin pada September lalu.

Akan tetapi, Trump harus bersikap pragmatisme. Ia menyadari bahwa Blair tetaplah figur yang kontroversial.

Baca Juga :  Netanyahu Bersumpah Tingkatkan Serangan Saat Gencatan Senjata

“Saya selalu menyukai Tony, tapi saya ingin mencari tahu apakah dia pilihan yang bisa diterima oleh semua orang,” aku Trump pada Oktober lalu.

Meskipun Blair dikabarkan sempat bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara rahasia, pintu tampaknya sudah tertutup. Sumber internal menyebut Blair mungkin hanya akan memainkan peran kecil di kapasitas yang berbeda, bukan di kursi eksekutif utama.

Kekacauan Rencana Gaza

Pada akhirnya, batalnya penunjukan ini menambah daftar kekacauan dalam rencana Trump untuk Gaza. Gedung Putih masih kesulitan merekrut negara-negara yang bersedia mengirim pasukan penjaga perdamaian.

Sementara itu, serangan mematikan Israel terus berlanjut di jalur pantai tersebut. Absennya figur yang bisa diterima semua pihak membuat masa depan pemerintahan transisi Gaza semakin tidak menentu.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB
Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa
Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:24 WIB

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 September 2026 - 07:24 WIB

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Berita Terbaru

Blizzard mengumumkan gim baru StarCraft bergenre open world shooter garapan Dan Hay pada BlizzCon 2026 dengan target rilis tahun 2030. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Blizzard Resmi Umumkan Game Baru StarCraft Open World

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:30 WIB