Misteri Hilangnya Dokter Ayu Annisa: Pamit Kerja Naik Ojol, Tak Pernah Sampai ke Klinik

Kamis, 6 November 2025 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Seorang dokter di Sleman, Ayu Annisa (26), dilaporkan hilang misterius. Ia pamit berangkat kerja naik ojol pada 28 Oktober 2025, namun tidak pernah tiba di kliniknya. Dok: Polsek Gamping.

Ilustrasi, Seorang dokter di Sleman, Ayu Annisa (26), dilaporkan hilang misterius. Ia pamit berangkat kerja naik ojol pada 28 Oktober 2025, namun tidak pernah tiba di kliniknya. Dok: Polsek Gamping.

SLEMAN, POSNEWS.CO.ID — Polsek Gamping Polresta Sleman secara resmi menyebarkan informasi orang hilang atas nama Ayu Annisa, seorang dokter berusia 26 tahun. Polisi merilis laporan ini menyusul hilangnya yang bersangkutan secara misterius sejak akhir Oktober lalu.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Orang Hilang Nomor: STPLOH/5/XI/2025/SPKT GAMPING, yang dikeluarkan pada Rabu (5/11/2025), pihak keluarga telah melaporkan bahwa Ayu Annisa tidak diketahui keberadaannya selama lebih dari satu minggu.

Kronologi: Pamit Kerja, Tak Pernah Sampai

Menurut keterangan keluarga kepada polisi, keluarga terakhir mengetahui keberadaan Ayu Annisa di rumahnya di Depok RT 01/RW 29, Ambarketawang, Gamping, Sleman, pada hari Selasa, 28 Oktober 2025.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Ayu berpamitan kepada keluarga untuk berangkat kerja di Klinik Gigi FDC, yang berlokasi di Jl. Diponegoro, Yogyakarta. Pihak keluarga menyebutkan bahwa yang bersangkutan berangkat menggunakan ojek online (ojol).

Baca Juga :  Pengerusakan Mobil di Apartemen Kebagusan City, Polisi Selidiki Pelaku Penembakan

Namun, sejak saat itu, Ayu Annisa tidak pernah kembali ke rumah. Misteri semakin dalam setelah pihak keluarga mengonfirmasi ke tempat kerjanya. Ternyata, berdasarkan keterangan dari pihak Klinik Gigi FDC, Ayu Annisa tidak masuk kerja sejak tanggal 28 Oktober tersebut dan tidak memberikan kabar.

Petunjuk: HP Aktif, Tapi Tidak Merespons

Pihak keluarga telah berupaya menghubungi Ayu Annisa, namun hasilnya nihil.

Selain itu, dalam laporan kepolisian, terungkap sebuah petunjuk yang membingungkan: pihak keluarga mengetahui nomor telepon milik Ayu Annisa masih aktif. Pesan WhatsApp yang keluarga kirimkan menunjukkan status terkirim (centang dua).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akan tetapi, meskipun aktif, yang bersangkutan sama sekali tidak merespons panggilan telepon maupun membalas pesan WhatsApp yang masuk.

Baca Juga :  TC Dubai Rampung, Garuda Asia Tanpa Kemenangan, PR Berat Jelang Piala Dunia

Ciri-Ciri dan Imbauan Polisi

Polsek Gamping kini meminta bantuan masyarakat luas untuk menemukan Dokter Ayu Annisa. Berikut adalah identitas dan ciri-ciri fisik yang bersangkutan:

  • Nama: AYU ANNISA
  • Tempat/Tgl Lahir: Sleman, 10 Agustus 1999 (26 tahun)
  • Pekerjaan: Dokter
  • Alamat: Depok RT 01/RW 29, Ambarketawang, Gamping, Sleman.
  • Tinggi Badan: ±150 cm
  • Berat Badan: ±39 kg
  • Rambut: Hitam lurus disemir kecoklatan
  • Kulit: Sawo matang
  • Ciri Khusus: Tahi lalat di bawah bibir kanan

Oleh karena itu, Polsek Gamping mengimbau masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan orang dengan ciri-ciri di atas untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi:

  • Call Center Polri: 110
  • Polsek Gamping: (0274) 797110

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial
Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:30 WIB

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:00 WIB

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:30 WIB

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Berita Terbaru

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB

Ilustrasi, Ekonomi Gig menjanjikan kebebasan

INTERNASIONAL

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:00 WIB

Melawan logika dominasi. Ekofeminisme mengungkap bahwa pemulihan bumi mustahil tercapai tanpa meruntuhkan struktur patriarki yang mengeksploitasi perempuan dan alam secara bersamaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:30 WIB