Donald Trump Ancam Putus Total Hubungan Dagang dengan Spanyol

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guncangan di Karibia. Setelah eskalasi di Timur Tengah, Presiden Donald Trump mengalihkan fokus ke Havana, menggunakan blokade energi total guna memicu keruntuhan pemerintahan komunis setelah 50 tahun berkuasa. Dok: Istimewa.

Guncangan di Karibia. Setelah eskalasi di Timur Tengah, Presiden Donald Trump mengalihkan fokus ke Havana, menggunakan blokade energi total guna memicu keruntuhan pemerintahan komunis setelah 50 tahun berkuasa. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali meluncurkan kebijakan luar negeri yang agresif terhadap sekutu Eropanya. Dalam pertemuan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz di Gedung Putih, Trump mengonfirmasi bahwa ia telah menginstruksikan Menteri Keuangan Scott Bessent guna menghentikan seluruh urusan bisnis dengan Spanyol.

“Spanyol sangat mengerikan,” ujar Trump kepada wartawan. Ia menegaskan keinginan Washington untuk menarik diri sepenuhnya dari interaksi ekonomi dengan Madrid. Oleh karena itu, Departemen Keuangan kini sedang merancang investigasi formal guna menentukan mekanisme hukuman ekonomi yang paling efektif.

Penolakan Pangkalan Militer dan Relokasi Pesawat

Ketegangan ini berawal dari keputusan pemerintah Spanyol di bawah Perdana Menteri Pedro Sanchez yang menolak memberikan akses pangkalan militer bagi jet tempur AS. Pangkalan Rota dan Moron di Spanyol Selatan merupakan titik strategis bagi operasi Amerika di Mediterania dan Timur Tengah.

Akibatnya, militer Amerika Serikat terpaksa merelokasi 15 pesawat tempur, termasuk tanker pengisian bahan bakar, ke lokasi lain. Trump meluapkan kekesalannya dengan menyinggung kegagalan Spanyol memenuhi target belanja pertahanan NATO sebesar 5 persen dari PDB. “Spanyol tidak memiliki satu pun hal yang kami butuhkan,” tambah Trump untuk mempertegas posisi tawar negaranya.

Baca Juga :  Kenapa Banyak Negara Berlomba Jadi Tuan Rumah Event Internasional?

Embargo di Bawah UU IEEPA

Meskipun Mahkamah Agung AS baru-baru ini membatalkan wewenang Trump untuk memungut tarif global melalui IEEPA, presiden mengeklaim bahwa haknya untuk memberlakukan embargo perdagangan penuh tetap sah di bawah undang-undang tersebut.

Menteri Keuangan Scott Bessent mengonfirmasi posisi hukum tersebut. Selanjutnya, pemerintah berencana menggunakan instrumen ini untuk memutus entitas Spanyol dari sistem keuangan berbasis dolar AS. UU IEEPA tahun 1977 memang secara historis petugas gunakan untuk mengisolasi musuh bebuyutan seperti Iran dan Korea Utara, namun penggunaannya terhadap sesama anggota NATO merupakan langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Respon Madrid dan Data Perdagangan

Pemerintah Spanyol bereaksi dengan nada yang terukur namun tegas. Dalam pernyataan resminya, Madrid mengingatkan Washington untuk menghormati otonomi perusahaan swasta serta perjanjian perdagangan bilateral antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Spanyol merupakan eksportir minyak zaitun terbesar di dunia dan pemasok utama baja serta bahan kimia bagi industri Amerika. Namun demikian, Spanyol dinilai kurang rentan terhadap hukuman ekonomi dibandingkan negara Eropa lainnya karena struktur ekspornya yang terdiversifikasi. Data U.S. Census Bureau tahun 2025 menunjukkan Amerika Serikat sebenarnya memiliki surplus perdagangan sebesar $4,8 miliar dengan Spanyol, dengan nilai ekspor mencapai $26,1 miliar.

Baca Juga :  Rumput Langka Inggris Kembali dari Kepunahan Berkat Dedikasi Philip Smith

Tekanan dari Jerman dan Masa Depan PM Sanchez

Kanselir Jerman Friedrich Merz mengakui adanya tekanan dari internal Eropa terhadap Spanyol terkait anggaran pertahanan. Merz berupaya meyakinkan Madrid untuk setidaknya mencapai angka 3 hingga 3,5 persen sesuai kesepakatan NATO guna menjaga harmoni aliansi.

Perdana Menteri Pedro Sanchez, yang merupakan salah satu dari sedikit pemimpin berhaluan kiri yang tersisa di Eropa, kini berada di bawah tekanan dua arah. Pasalnya, selain isu pangkalan militer, Sanchez juga sempat memicu kemarahan Trump karena melarang kapal pengangkut senjata untuk Israel bersandar di pelabuhan Spanyol. Eskalasi ini menandakan bahwa Madrid siap menanggung risiko ekonomi demi mempertahankan prinsip kebijakan luar negeri yang mandiri di tengah dominasi “America First”.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Buka Posko Informasi dan Jamin Perlindungan Saksi
Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai
Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan
Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan
Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia
Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta
Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:44 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus, Kapolri Buka Posko Informasi dan Jamin Perlindungan Saksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:26 WIB

Jakarta Dilanda Cuaca Panas, Dinkes Ungkap Risiko Kesehatan yang Mengintai

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:55 WIB

Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:09 WIB

Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan

Berita Terbaru