Trump Konfirmasi Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan di balik layar. Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa ia memaki PM Israel Benjamin Netanyahu karena menghambat kesepakatan damai dengan Iran. Dok: Istimewa.

Ketegangan di balik layar. Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa ia memaki PM Israel Benjamin Netanyahu karena menghambat kesepakatan damai dengan Iran. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi kebenaran laporan mengenai perselisihan kasarnya dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Hal ini terjadi dalam wawancara podcast “Pod Force One” pada hari Rabu waktu setempat.

Trump mengakui bahwa ia sempat menyebut pemimpin veteran Israel tersebut sangat gila melalui sambungan telepon. Sebab, ia merasa sangat terganggu dengan keputusan Netanyahu yang terus menggempur wilayah Lebanon secara agresif.

Pembelaan Trump dan Respons Santai Netanyahu

Sementara itu, media Axios sebelumnya membocorkan kutipan telepon kasar Trump yang menuduh Netanyahu tidak tahu terima kasih. Namun, Trump berdalih bahwa ia hanya ingin mendesak Israel untuk segera menghentikan eskalasi perang tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Netanyahu sendiri memilih untuk tidak membeberkan rincian pembicaraan sensitif tersebut secara detail kepada publik. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat taktis merupakan hal biasa dalam sebuah hubungan keluarga.

Baca Juga :  Polsek Tanjung Priok Buru Jaringan Penggelapan Mobil Rental, 2 Pelaku Masih Buron

“Trump adalah sahabat terbaik yang pernah Israel miliki di Gedung Putih,” ujar Netanyahu kepada CNBC. Dengan demikian, ia yakin kedua negara akan selalu menemukan jalan keluar untuk mengatasi perbedaan tersebut.

Tuntutan Iran dan Hambatan Gencatan Senjata

Di sisi lain, pihak Iran bersikap sangat tegas dalam proses negosiasi damai dengan Amerika Serikat. Sebab, Tehran hanya bersedia menandatangani kesepakatan jika gencatan senjata juga mencakup wilayah Lebanon secara menyeluruh.

Padahal, militer Israel justru terus meluncurkan serangan pesawat tanpa awak ke wilayah Lebanon selatan pada Rabu. Akibatnya, serangan maut tersebut menewaskan sedikitnya enam orang dan memicu ketakutan perang baru.

Baca Juga :  IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Trump membantah tuduhan para kritikus yang menyebut Netanyahu telah menjebaknya untuk menyerang wilayah Iran sejak awal. Sebaliknya, ia mengeklaim keputusan perang tersebut murni untuk mencegah Iran memproduksi senjata nuklir berbahaya.

Kegagalan Perjanjian Nuklir Masa Lalu

Trump juga kembali membela keputusannya keluar dari kesepakatan nuklir Iran pada tahun 2018 silam. Menurutnya, pembatalan perjanjian era Barack Obama tersebut merupakan langkah penyelamatan yang sangat krusial bagi Israel.

Meskipun begitu, keputusan Trump tersebut kini membuat Iran berhasil menimbun cadangan uranium dalam jumlah besar. Pada akhirnya, para pengamat menilai Trump kini akan kesulitan untuk memaksakan kesepakatan damai baru yang sempurna.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayar Pajak Kendaraan Bekas Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Ini Syaratnya
Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK, Diperiksa Intensif dalam OTT Imigrasi Jakbar
Serangan Udara Iran Hantam Bandara Kuwait
OTT Imigrasi Jakarta Barat, KPK Amankan 17 Orang Termasuk Eks Plt Dirjen Imigrasi
Prabowo: Tidak Ada Ampun bagi Pencuri Uang Rakyat di Program MBG
BMKG: Cuaca Jabodetabek Berawan, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan Ringan
DPR AS Loloskan Resolusi untuk Hentikan Perang Iran
Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Sita Sabu 6,13 Gram dari Pasangan Kekasih

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:37 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Bekas Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Ini Syaratnya

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:08 WIB

Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK, Diperiksa Intensif dalam OTT Imigrasi Jakbar

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:46 WIB

Serangan Udara Iran Hantam Bandara Kuwait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:43 WIB

OTT Imigrasi Jakarta Barat, KPK Amankan 17 Orang Termasuk Eks Plt Dirjen Imigrasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:41 WIB

Trump Konfirmasi Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Berita Terbaru

Eskalasi berbahaya di Timur Tengah. Serangan udara Iran menghantam Bandara Kuwait dan memicu serangan balasan Amerika Serikat di dekat Selat Hormuz. Dok: REUTERS/Amir Cohen

INTERNASIONAL

Serangan Udara Iran Hantam Bandara Kuwait

Kamis, 4 Jun 2026 - 07:46 WIB

Ketegangan di balik layar. Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa ia memaki PM Israel Benjamin Netanyahu karena menghambat kesepakatan damai dengan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Konfirmasi Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Kamis, 4 Jun 2026 - 06:41 WIB