Rapat Koordinasi DPR dan Danantara: Menata Kebijakan Ekspor

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sinergi tata kelola ekspor. DPR RI memfasilitasi koordinasi erat antara Danantara dan Kementerian ESDM guna memuluskan transisi kebijakan ekspor satu pintu sumber daya alam. Dok: Istimewa.

Sinergi tata kelola ekspor. DPR RI memfasilitasi koordinasi erat antara Danantara dan Kementerian ESDM guna memuluskan transisi kebijakan ekspor satu pintu sumber daya alam. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyelenggarakan rapat koordinasi khusus pada hari Senin. Sebab, mereka ingin menyelaraskan kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam nasional secara langsung. Rapat penting ini mempertemukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memimpin langsung jalannya rapat koordinasi strategis tersebut. Selain itu, beberapa menteri kabinet turut hadir dalam pertemuan penting di kompleks parlemen ini. Mereka meliputi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Chief Operating Officer (COO) Danantara Donny Oskaria. Hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.

Baca Juga :  Pembobolan Mobil di Cempaka Putih: Tas Isi Dolar Raib, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Langkah Koordinasi Percepatan Ekonomi

Dasco menjelaskan bahwa seluruh pihak telah melakukan diskusi panjang sejak Senin pagi hari. Oleh karena itu, koordinasi erat ini bertujuan untuk merumuskan strategi percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. DPR dan pemerintah juga mendiskusikan penyederhanaan aturan perizinan investasi secara intensif. Langkah ini sangat penting untuk menarik minat para investor luar negeri secara signifikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pemerintah wajib memberikan penjelasan transparan mengenai sistem ekspor baru ini kepada publik. Hal ini mencakup tata kelola ekspor yang akan berjalan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Masyarakat dan pelaku pasar perlu mengetahui mekanisme ekspor satu pintu ini secara jelas dan menyeluruh. Dengan demikian, kepastian hukum investasi di sektor ESDM tetap terjaga dengan baik.

Aturan Ketat untuk Cegah Kebocoran

Pemerintah telah memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 sejak tanggal 1 Juni kemarin. Sebab, regulasi ini mengatur tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam secara ketat. Prasetyo Hadi berharap aturan baru ini mampu mengoptimalkan pengawasan negara terhadap seluruh aktivitas perdagangan luar negeri. Akibatnya, negara dapat meminimalkan potensi kebocoran pendapatan dari sektor komoditas strategis.

Baca Juga :  Keir Starmer Ancam Blokir Raksasa Teknologi Jika Deepfake Tak Dihapus

Sinergi dan Iklim Usaha Kompetitif

Kebijakan ekspor satu pintu ini membutuhkan kerja sama yang erat dari seluruh pemangku kepentingan. Oleh sebab itu, Prasetyo mengajak masyarakat dan seluruh pelaku pasar untuk menciptakan iklim usaha yang kompetitif. Sistem perdagangan yang terbuka akan memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan ekonomi bangsa. Pada akhirnya, sinergi ini akan menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional berjalan sesuai dengan rencana pemerintah.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri
Kapolri Suyudi Ancam Pidanakan Polisi dan Pegawai BNN Pakai Vape Berisi Narkotika
Polri Larang Vape untuk Seluruh Personel, Pelanggar Terancam Sanksi
Pigai Perintahkan Kanwil HAM Periksa Penggeledahan Ponpes Sukoharjo
Banjir Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah, Ini 8 Langkah BNPB Hadapi Musim Hujan
Beras Subsidi Diduga Dijual Premium, Amran: Petani dan Konsumen Dikhianati
Banjir Rob Mengancam 15 Provinsi, Kenali Wilayah dan Cara Mengantisipasinya
Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 06:40 WIB

Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri

Senin, 2 November 2026 - 19:32 WIB

Kapolri Suyudi Ancam Pidanakan Polisi dan Pegawai BNN Pakai Vape Berisi Narkotika

Senin, 2 November 2026 - 08:32 WIB

Polri Larang Vape untuk Seluruh Personel, Pelanggar Terancam Sanksi

Minggu, 1 November 2026 - 19:38 WIB

Pigai Perintahkan Kanwil HAM Periksa Penggeledahan Ponpes Sukoharjo

Minggu, 1 November 2026 - 15:31 WIB

Banjir Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah, Ini 8 Langkah BNPB Hadapi Musim Hujan

Berita Terbaru

Dua hari menjelang Pemilu Sela AS, Demokrat Michigan dukung kandidat Republik Mike Rogers, sementara gugatan tim Trump di Alaska ditolak hakim. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jelang Pemilu Sela: Partai Republik Raih Dukungan di Michigan

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:38 WIB

Pasar anime Jepang tembus rekor 4,45 triliun yen pada 2025 didorong lonjakan penjualan luar negeri dan tayangan streaming. Simak ulasan lengkapnya. Dok: Istimewa.

ENTERTAINMENT

Pasar Anime Jepang Cetak 4,45 Triliun Yen, Luar Negeri Dominasi

Selasa, 3 Nov 2026 - 06:33 WIB