DPR Semprot Raja Juli Antoni, Tak Paham Kehutanan – Diminta Segera Mundur

Jumat, 5 Desember 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhutanan, Raja Juli Antoni. (Posnews/DPR RI)

Menteri Perhutanan, Raja Juli Antoni. (Posnews/DPR RI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pasca bencana alam banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera, Kementerian Perhutanan menjadi sorotan publik. Mereka dinilai tidak becus melindungi hutan.

Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin menyentil keras Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan menyarankannya mundur jika tak mampu menyelesaikan persoalan hutan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usman menilai Raja Juli tak paham soal kehutanan dan lamban merespons kondisi kritis di lapangan.

Pernyataan panas itu meletup dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).

Usman menegaskan izin pelepasan kawasan hutan di Sumatera semestinya dihentikan total karena bencana tak henti muncul.

Baca Juga :  29 Lokasi Salat Idulfitri 2026 Muhammadiyah Depok, Digelar 20 Maret di 11 Kecamatan

Ia menyoroti ulang bencana di Sumatera yang makin parah, sementara kementerian dianggap tak tegas menahan izin baru. Usman bahkan mempertanyakan berapa lama proses penanaman ulang hingga hutan kembali pulih.

Usman lalu mendesak Raja Juli mundur jika merasa tak sanggup menjalankan amanah. Ia menyebut pernyataan sang menteri tak sejalan dengan kondisi lapangan.

Ia juga menyinggung kabar izin pelepasan kawasan hutan di Tapanuli Selatan yang disebut terbit pada Oktober–November. Menurutnya, kondisi ini memperlihatkan ketidaksinkronan dengan janji Menhut.

Usman meminta kementerian fokus memulihkan hutan gundul di tiga provinsi terdampak banjir dan longsor.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek Minggu Ini, Hujan Diprediksi Guyur Sejumlah Wilayah

Sementara itu, Raja Juli Antoni menegaskan dirinya mengikuti penuh arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga kawasan hutan dan menindak pelaku alih fungsi. Ia menampik keras telah mengeluarkan izin pelepasan hutan.

Raja Juli memastikan selama satu tahun menjabat, ia tidak menerbitkan izin penebangan apa pun. Ia menyebut hanya mengeluarkan izin untuk Restorasi Ekosistem (RE) dan jasa lingkungan.

Di hadapan Komisi IV, Raja Juli menegaskan tak pernah membuka satu jengkal pun kawasan hutan di tiga provinsi yang saat ini terdampak bencana besar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo
Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu
KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri
Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya
BGN Bongkar Rekening Ganda dan Dapur Fiktif MBG, Rp311,2 Miliar Kembali ke Negara
Mutasi Besar Polri Juli 2026: Kapolri Rotasi 146 Perwira, Banyak Kapolres dan Pati Berganti
Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:54 WIB

Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya

Berita Terbaru

Siasat baru pertahanan udara Ukraina. Zelenskyy mendesak Trump memediasi izin penggunaan jaringan Starlink untuk menggempur target di dalam wilayah Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Desak Trump Izinkan Akses Panduan Rudal

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:00 WIB

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agu 2026 - 09:00 WIB

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB