Evakuasi Korban Longsor Cisarua Terkendala Cuaca, Basarnas Kumpulkan 53 Kantong Body Part

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Basarnas mengevakuasi kantong body part korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. (Posnews/Ist)

Petugas Basarnas mengevakuasi kantong body part korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. (Posnews/Ist)

BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Tragedi longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus menyisakan pilu.

Badan SAR Nasional (Basarnas) menyerahkan 53 kantong body part korban longsor kepada tim Disaster Victim Identification (DVI), Rabu (28/1/2026).

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengungkapkan, puluhan body part tersebut dikumpulkan dari hasil pencarian hingga pukul 16.00 WIB. Seluruhnya kini berada di tangan tim DVI untuk proses identifikasi lanjutan.

Namun upaya pencarian korban belum sepenuhnya tuntas. Cuaca buruk menjadi penghambat utama operasi SAR. Hujan deras dan kabut tebal membuat jarak pandang menyusut drastis hingga sekitar 100 meter.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek 9–11 September 2025: Hujan Ringan hingga Lebat, Warga Bogor Waspada

“Kondisi cuaca tidak memungkinkan. Operasi terpaksa dihentikan sementara,” kata Syafii.

Meski demikian, Basarnas memastikan pencarian kembali dilanjutkan esok hari. Tim SAR akan lebih dulu menurunkan anjing pelacak K-9 untuk mendeteksi keberadaan korban yang diduga masih tertimbun longsoran tanah.

Setelah itu, personel gabungan akan bergerak dengan dukungan alat berat dan perlengkapan khusus. Unsur udara juga disiagakan untuk memantau kondisi lokasi bencana jika cuaca membaik.

Baca Juga :  Hengki Haryadi Jadi Wakapolda Riau, Polisi Berani Penumpas Kejahatan Besar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, Posko SAR terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta unsur TNI-Polri guna mempercepat proses evakuasi dan pencarian korban.

Longsor di Cisarua ini menjadi pengingat keras akan ancaman bencana alam di wilayah rawan. Operasi pencarian masih berlanjut, sementara keluarga korban terus menanti kabar di tengah ketidakpastian. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB