Bos Wedding Organizer Ayu Puspita Diciduk Polisi, 87 Calon Pengantin Jadi Korban Penipuan

Senin, 8 Desember 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penipuan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penipuan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Polisi menciduk bos Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita (AP) yang diduga menipu puluhan pasangan jelang hari bahagia mereka. 

Kasus ini langsung bikin heboh, apalagi laporan korban terus numpuk dari berbagai penjuru Jakarta. Calon pengantin dibuat panas dingin lantaran harus membatalkan acara pernikahan. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar menegaskan pihaknya tak tinggal diam.

Baca Juga :  Membingkai Ulang Hari Senin: Dari Beban Menjadi Kesempatan Emas

“Laporannya banyak. Sejak semalam, lima orang dari pihak WO sudah kami periksa, termasuk bosnya,” ungkap Onkoseno, Senin (8/12/2025).

Lima orang yang kini diperiksa polisi yakni AP, HE, BDP, DHP, dan RR.

Janji Manis, Eksekusi Zonk

Modusnya bikin geregetan. Para korban sudah bayar lunas paket pernikahan, tapi saat hari resepsi… fasilitas WO tak muncul.

Tak ada dekorasi, tak ada catering, tak ada itikad baik. Zonk total.

Baca Juga :  2.426 Personel Turun Amankan Persija vs Persebaya, Ini Pesan Wakapolres

“WO tidak menyiapkan fasilitas sesuai kesepakatan. Tidak ada upaya menyelesaikan masalah,” tegas Onkoseno.

Hingga malam ini, 87 korban resmi melapor. Polisi memperketat pemeriksaan untuk mengungkap dugaan penipuan berjamaah ini.

Kasus WO abal-abal ini masih terus melebar. Polisi memastikan bakal membongkar seluruh pelaku yang terlibat, supaya tak ada lagi pasangan yang menderita di hari bahagia mereka. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin
200 RW Jakarta Masuk Peta Rawan Banjir, Ini Persiapan BPBD di Februari 2027
Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar
Waspada Hujan Ringan di Bogor dan Depok, Bekasi Diprediksi Lebih Panas
Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah
Subuh Bersama Warga, Kapolres Jakut Ingatkan Bahaya Tawuran hingga Narkoba
Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap
Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:17 WIB

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin

Minggu, 8 November 2026 - 16:34 WIB

200 RW Jakarta Masuk Peta Rawan Banjir, Ini Persiapan BPBD di Februari 2027

Minggu, 8 November 2026 - 05:58 WIB

Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar

Minggu, 8 November 2026 - 05:31 WIB

Waspada Hujan Ringan di Bogor dan Depok, Bekasi Diprediksi Lebih Panas

Sabtu, 7 November 2026 - 11:43 WIB

Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah

Berita Terbaru

Ai+ Smartphone percepat kenaikan harga ke 11 November 2026 akibat krisis memori. Simak penyebab dan dampaknya bagi harga ponsel. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ai+ Percepat Penyesuaian ke 11 November

Minggu, 8 Nov 2026 - 21:27 WIB