6 Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Hancur di Chupaca

Senin, 20 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Guncangan maut di pegunungan Peru. Gempa kembar merusak puluhan rumah warga dan menewaskan sedikitnya enam orang.

Guncangan maut di pegunungan Peru. Gempa kembar merusak puluhan rumah warga dan menewaskan sedikitnya enam orang.

LIMA, POSNEWS.CO.ID – Gempa kembar mengguncang wilayah pegunungan Peru pada Sabtu malam.

Bencana alam ini merenggut nyawa sedikitnya enam orang warga.

Guncangan gempa juga melukai 21 orang lainnya secara serius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Peru mengonfirmasi data korban tersebut.

Kerusakan Parah Rumah Tanah Liat

Pusat Seismologi Nasional Peru merilis laporan gempa lewat media sosial.

Gempa pertama memiliki kekuatan magnitudo 5,1 dengan kedalaman 24 kilometer.

Baca Juga :  Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya

Selanjutnya, gempa susulan berkekuatan magnitudo 3,7 hantam kedalaman 18 kilometer.

Guncangan keras ini berpusat di wilayah provinsi Chupaca, Junin.

Lokasi bencana berada sekitar 300 kilometer di timur kota Lima.

Kepala Penyelamatan Sipil Luis Vasquez membagikan dampak kerusakan bangunan.

Gempa bumi menghancurkan sekitar 48 unit rumah tinggal warga.

Bencana ini juga merusak 18 bangunan rumah lainnya di Chupaca.

Warga setempat membangun rumah menggunakan bahan bata tanah liat sederhana.

Kondisi bangunan yang rapuh memperparah dampak kerusakan pasca-gempa.

Baca Juga :  Israel Tewaskan 3 Jurnalis dan 2 Bocah, Total Korban Pasca-Damai Tembus 466 Jiwa

Evakuasi Korban dan Penyaluran Tenda Darurat

Bencana ini memengaruhi kelangsungan hidup sekitar 300 warga setempat.

Pemerintah segera mengirim bantuan tenda darurat bagi para pengungsi.

Petugas penyelamat dan tim pemadam kebakaran tiba sejak Minggu pagi.

Mereka bekerja keras membersihkan puing-puing bangunan yang runtuh.

Petugas mencari korban yang mungkin masih berada di balik reruntuhan.

Peru berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang sangat aktif.

Wilayah ini menyumbang sekitar 85 persen aktivitas seismik global.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan
Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea
9 Warga Sipil Gaza Tewas Akibat Gempuran Udara
Tensi Hormuz Membara: Gempuran Udara dan Rudal Iran
Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik: Zelenskyy Desak Sekutu
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang Total
Polisi AS Tangkap Andrew dan Tristan Tate di Miami
Jepang Izinkan Pemerintah Daerah Larang Bisnis Minpaku

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WIB

Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan

Senin, 20 Juli 2026 - 21:17 WIB

Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea

Senin, 20 Juli 2026 - 10:44 WIB

9 Warga Sipil Gaza Tewas Akibat Gempuran Udara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Tensi Hormuz Membara: Gempuran Udara dan Rudal Iran

Senin, 20 Juli 2026 - 10:00 WIB

6 Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Hancur di Chupaca

Berita Terbaru

Ketidakpastian ekonomi di Tokyo. Perdana Menteri Sanae Takaichi memegang kendali penuh kebijakan pajak menyusul kegagalan konsensus parlemen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:25 WIB

Langkah taktis diplomasi Asia Tenggara. KTT ASEAN di Manila menyoroti dampak eskalasi perang Amerika Serikat-Iran serta krisis politik Myanmar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea

Senin, 20 Jul 2026 - 21:17 WIB