Keir Starmer Bertahan Saat Partai Buruh Kehilangan Ribuan Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Keir Starmer berjanji untuk terus melakukan perubahan meskipun Partai Buruh menderita kekalahan besar dalam pemilu lokal. Dok: Istimewa.

Perdana Menteri Keir Starmer berjanji untuk terus melakukan perubahan meskipun Partai Buruh menderita kekalahan besar dalam pemilu lokal. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menghadapi krisis politik terdalam sejak menjabat. Starmer secara resmi bersumpah untuk tetap menduduki posisinya guna “memberikan perubahan” meskipun Partai Buruh menderita kekalahan bersejarah dalam pemilihan lokal di Inggris serta pemungutan suara di Skotlandia dan Wales.

Voters atau pemilih di Britania Raya memberikan hukuman keras kepada pemerintahan Partai Buruh pada hari Jumat. Dukungan terhadap partai penguasa ini menghilang bahkan di wilayah benteng tradisional mereka di London dan pusat-pusat industri di Inggris Utara.

Kebangkitan Reform UK dan Runtuhnya Sistem Dua Partai

Penerima manfaat utama dari kekecewaan publik ini adalah partai populis Reform UK milik tokoh Brexit, Nigel Farage. Partai ini berhasil merebut lebih dari 1.000 kursi dewan di seluruh Inggris. Selain itu, Reform UK diprediksi akan menjadi oposisi utama di Skotlandia dan Wales menggeser dominasi partai-partai lama.

Hasil awal ini mempertegas keretakan sistem dua partai tradisional di Inggris. Partai Buruh dan Konservatif kini kehilangan banyak suara. Sebagai gantinya, pemilih beralih ke Partai Hijau di spektrum kiri serta kelompok nasionalis di wilayah Skotlandia (SNP) dan Wales (Plaid Cymru).

Tekanan Internal: Desakan Mundur bagi Starmer

Meskipun menderita kekalahan besar, sekutu dekat Starmer tetap memberikan sinyal dukungan. Namun demikian, gejolak di internal partai tidak terelakkan. Lebih dari 20 anggota parlemen Partai Buruh secara terbuka dan pribadi mendesak Starmer untuk segera menentukan jadwal keberangkatannya.

“Perdana menteri tidak bisa membawa partai kita menuju pemilihan berikutnya,” tegas Simon Opher, anggota parlemen dari wilayah barat daya Inggris. Meskipun begitu, jajaran menteri kabinet seperti John Healey dan Liz Kendall menolak keras ide tersebut. Mereka berpendapat bahwa pemilihan pemimpin baru hanya akan menciptakan kekacauan di tengah situasi global yang tidak stabil.

Krisis Biaya Hidup dan Konflik Global

Starmer mengakui bahwa pemerintahannya telah melakukan beberapa “kesalahan yang tidak perlu” selama dua tahun terakhir. Ia menyadari kegagalan pemerintah dalam memberikan harapan baru bagi masyarakat saat pertama kali mengambil alih kekuasaan.

Baca Juga :  Listrik Padam Massal di Sumatra, AHY Minta Investigasi Menyeluruh

Oleh karena itu, PM menjanjikan strategi baru guna mengatasi krisis biaya hidup. Starmer mengaitkan kesulitan ekonomi domestik dengan dampak berkepanjangan dari konflik bersenjata di Ukraina dan Iran. Secara mengejutkan, pesan Starmer mengenai percepatan perubahan ini memberikan sentimen positif bagi pasar. Mata uang Poundsterling menguat terhadap Dolar AS sesaat setelah pidatonya di Ealing, London Barat.

Kekalahan di 136 dewan lokal ini merupakan tes opini publik paling signifikan sebelum pemilihan umum tahun 2029 mendatang. Kehilangan kendali di wilayah Greater Manchester—untuk pertama kalinya dalam 50 tahun—menjadi noda hitam bagi rekam jejak Starmer.

Singkatnya, masa depan politik Keir Starmer kini bergantung pada kemampuannya untuk membuktikan hasil nyata dalam waktu singkat. Masyarakat kini memantau apakah “reset” agenda pemerintah mampu meredam kemarahan pemilih yang merasa tertipu oleh janji-janji kampanye masa lalu di tahun 2026 yang penuh gejolak ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan
AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP
Tanah Longsor Sapu Tujuh Persen Populasi Orangutan
Putri Bajrakitiyabha Wafat pada Usia 47 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:05 WIB

Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:02 WIB

Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:21 WIB

AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB