Gubernur DKI Jakarta Luncurkan Program KJMU Ala LPDP, Kuota Awal 100 Mahasiswa Tahun 2026

Sabtu, 13 September 2025 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pernyataan terkait pengumuman UMP Jakarta 2026 di Balai Kota Jakarta. Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan pernyataan terkait pengumuman UMP Jakarta 2026 di Balai Kota Jakarta. Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan akan meluncurkan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dengan skema mirip LPDP.

Program beasiswa ini akan mulai berjalan pada 2026 dengan kuota awal 100 mahasiswa penerima.

“Insyaallah tahun depan program ini bisa dimulai. Minimal ada 100 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa ala LPDP versi Jakarta, termasuk kesempatan sekolah ke luar negeri,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Sabtu (13/9/2025).

Baca Juga :  Pembelajaran Online: Mitos Interaksi dan Kehadiran Sosial

Menurut Pramono, KJMU menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas SDM Jakarta.

Ia menekankan bahwa beasiswa ini memprioritaskan mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar mereka mendapat kesempatan yang sama dengan mahasiswa lain.

“Program ini saya dedikasikan untuk anak-anak Jakarta yang kurang beruntung secara ekonomi. Dengan beasiswa ini, mereka bisa mengakses pendidikan tinggi, bahkan ke luar negeri,” tegasnya.

Baca Juga :  Irwasum Polri Tanam Jagung Bareng Santri di Jombang, Targetkan 1 Juta Hektare Se-Indonesia

Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa KJMU tidak hanya menghapus garis ketidakberuntungan, tetapi juga membuka wawasan penerima serta mempersiapkan generasi muda Jakarta agar lebih berdaya saing di masa depan. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat
Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita
Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara
3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur
Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung
Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam Gagal Berobat, PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
Guru MI Dihajar Wali Murid di Sampang, Babak Belur di Warung – Polisi Turun Tangan
Kericuhan Lahan Sawit KSO di Rokan Hulu, Satu Orang Tewas dan Lima Luka

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat

Senin, 9 Februari 2026 - 13:55 WIB

Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19 WIB

Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIB

3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur

Senin, 9 Februari 2026 - 08:46 WIB

Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung

Berita Terbaru