Gubernur DKI Tegur MRT Soal Tarif Sewa Kios Blok M, UMKM Jadi Prioritas

Kamis, 4 September 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemprov DKI tidak keluarkan izin pembangunan pagar beton di perairan Cilincing. Dok-Kominfo DKI JKT

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemprov DKI tidak keluarkan izin pembangunan pagar beton di perairan Cilincing. Dok-Kominfo DKI JKT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi keluhan pelaku UMKM di Blok M terkait kenaikan tarif sewa kios. Ia menegaskan bahwa UMKM menjadi prioritas dan tidak boleh dirugikan oleh tarif sewa yang melampaui aturan.

Pramono menjelaskan bahwa MRT Jakarta mengelola kios di Blok M melalui kerja sama dengan salah satu koperasi, dengan batas tarif atas dan bawah yang sudah ditetapkan. Namun beberapa pengelola memungut biaya di atas batas yang disepakati.

Baca Juga :  Amnesti dan Abolisi – Jalan Pintas atau Luka Hukum yang Menganga?

“Batas atas tarif sudah ditetapkan, ada batas bawah, tetapi tarif yang dipungut ternyata lebih dari itu,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Karena itu, Pramono menegur Direktur MRT Jakarta dan meminta agar kerja sama dibatalkan jika pengelolaan tidak tertib. “Kalau tidak bisa ditertibkan, lebih baik dikelola sendiri tanpa kerja sama,” tegasnya.

Pramono menekankan bahwa Pemprov DKI akan memprioritaskan keberlangsungan UMKM, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini. Ia meminta pengelola tidak menaikkan tarif sewa semena-mena, apalagi saat pengunjung Blok M ramai.

Baca Juga :  KPK Bongkar Dugaan Korupsi CSR BI dan OJK, Dua Mantan Tenaga Ahli DPR Diperiksa

“UMKM harus bisa menjalankan usahanya dengan baik. Ekonomi sedang mengeliat, dan Blok M saat ini menunjukkan kondisi yang baik,” tambahnya.

Gubernur menegaskan komitmennya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM, agar tetap bisa beroperasi nyaman dan aman di Blok M. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat
Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita
Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara
3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur
Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung
Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam Gagal Berobat, PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
Guru MI Dihajar Wali Murid di Sampang, Babak Belur di Warung – Polisi Turun Tangan
Kericuhan Lahan Sawit KSO di Rokan Hulu, Satu Orang Tewas dan Lima Luka

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat

Senin, 9 Februari 2026 - 13:55 WIB

Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19 WIB

Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIB

3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur

Senin, 9 Februari 2026 - 08:46 WIB

Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung

Berita Terbaru