Gubernur Pramono: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Pasca Idul Fitri 2026

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan terkait pendatang pasca Lebaran 2026. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan terkait pendatang pasca Lebaran 2026. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Jakarta tetap menjadi kota terbuka bagi masyarakat yang ingin datang dan mencari penghidupan setelah Idul Fitri 2026.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak akan memberlakukan operasi yustisi maupun skrining khusus terhadap para pendatang baru.

Menurut Pramono, sejak dahulu Jakarta dikenal sebagai kota yang memberikan peluang bagi siapa saja untuk bekerja dan membangun masa depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, Pemprov DKI memilih tetap menjaga prinsip keterbukaan, sekaligus mengingatkan masyarakat agar datang dengan perencanaan yang matang. Pernyataan tersebut disampaikannya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).

“Jakarta tetap terbuka bagi siapa pun. Karena itu saya tidak akan memerintahkan adanya operasi yustisi ataupun screening terhadap pendatang,” tegas Pramono.

Baca Juga :  Viral di Medsos, Propam Selidiki Polisi soal Pedagang Es Hunkue Kemayoran

Pendatang Diimbau Realistis Cari Kerja

Meski demikian, Pramono mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati sebelum memutuskan merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan.

Menurutnya, kondisi ekonomi global saat ini sedang menghadapi banyak tantangan. Karena itu, para pencari kerja perlu mempertimbangkan kesiapan dan peluang kerja yang ada.

Ia menyinggung beberapa konflik dunia yang berdampak pada perekonomian global, seperti perang antara Rusia dan Ukraina, serta ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

“Kesempatan bekerja di Jakarta tetap ada. Namun dalam situasi dunia seperti sekarang, masyarakat harus lebih berhati-hati dan realistis,” jelasnya.

Jakarta Siap Hadapi Ramadan dan Lebaran

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan berbagai kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan 2026 dan Idul Fitri sudah dipersiapkan jauh hari.

Baca Juga :  Polisi Besok Periksa Pemobil Remaja 15 Tahun Tabrak Motor di Tangerang

Pramono menegaskan fokus utama pemerintah adalah menjaga stabilitas stok pangan agar masyarakat tidak terbebani kenaikan harga.

Beberapa komoditas utama yang dipastikan tersedia antara lain beras, daging, cabai merah, cabai keriting, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Stok Pangan Aman, Harga Diharapkan Stabil

Pramono memastikan stok pangan di Jakarta saat ini berada dalam kondisi aman bahkan melimpah. Kondisi tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga selama Ramadan hingga Lebaran.

“Alhamdulillah stok pangan di Jakarta aman, bahkan lebih dari cukup. Mudah-mudahan tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan,” ujarnya.

Dengan kesiapan tersebut, Pemprov DKI optimistis masyarakat dapat menjalani bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat
Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok
Mendang-Mending: Kenapa Vivo X300 Lebih Unggul dari Xiaomi 17T Pro?
Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang
Operasi Besar-besaran di Jakarta, 600 Petugas Buru Parkir dan Jukir Liar
E3 dan Ukraina Sepakat Genjot Senjata Lawan Rudal Hipersonik
Xi Jinping Kunjungi Korea Utara demi Perkuat Aliansi
Pramono Anung Buka Ribuan Lowongan Kerja, Cukup Bermodal KTP Jakarta Gaji UMP

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:26 WIB

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat

Senin, 8 Juni 2026 - 16:21 WIB

Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok

Senin, 8 Juni 2026 - 15:02 WIB

Mendang-Mending: Kenapa Vivo X300 Lebih Unggul dari Xiaomi 17T Pro?

Senin, 8 Juni 2026 - 14:51 WIB

Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang

Senin, 8 Juni 2026 - 14:12 WIB

Operasi Besar-besaran di Jakarta, 600 Petugas Buru Parkir dan Jukir Liar

Berita Terbaru

Ujian kedaulatan di Kaukasus. Rakyat Armenia memberikan suara dalam pemilu parlemen untuk menentukan arah masa depan geopolitik negara mereka antara Barat dan Rusia. Dok: AP Photo/Anthony Pizzoferrato)

INTERNASIONAL

Pemilu Armenia Jadi Saksi Perjuangan Pashinyan Dekati Barat

Senin, 8 Jun 2026 - 17:26 WIB

Ketegangan baru di Selat Taiwan. Penjaga pantai Taiwan mengusir empat kapal pemerintah Tiongkok yang menerobos wilayah perairan selatan mereka setelah aksi saling lempar peringatan keras. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Penjaga Pantai Taiwan Usir Empat Kapal Tiongkok

Senin, 8 Jun 2026 - 16:21 WIB

Sikap tegas Tehran. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan aset negaranya bukan barang rampasan perang AS untuk membiayai ganti rugi sekutu Teluk. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penolakan Keras Iran: Aset Negara Bukan Rampasan Perang

Senin, 8 Jun 2026 - 14:51 WIB