Hakim Tegur Anggota TNI di Sidang Nadiem Makarim, Kejagung Buka Penjelasan

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota TNI berada di ruang sidang saat persidangan kasus laptop Chromebook dengan terdakwa Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Posnews/Ist)

Anggota TNI berada di ruang sidang saat persidangan kasus laptop Chromebook dengan terdakwa Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sidang dakwaan kasus pengadaan laptop Chromebook yang menyeret eks Mendikbudristek Nadiem Makarim mendadak jadi sorotan.

Pasalnya, kehadiran anggota TNI di ruang sidang menarik perhatian majelis hakim dan pengunjung.

Peristiwa itu terbilang tak lazim. Pasalnya, ini menjadi pertama kalinya anggota TNI hadir dalam sidang perkara sipil tanpa perintah hakim dan bukan sebagai pihak terkait perkara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

TNI Hadir, Hakim Tegur di Ruang Sidang

Saat sidang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, majelis hakim langsung menegur keberadaan prajurit TNI yang berdiri di ruang sidang. Hakim menilai posisi mereka mengganggu jalannya persidangan dan aktivitas media.

Baca Juga :  Kejagung Geledah 14 Lokasi Kasus Korupsi Tambang Samin Tan, Alat Berat Disita

“Sebelum dilanjutkan, ini rekan TNI dari mana ya? Bisa menyesuaikan posisi, jangan berdiri di situ karena mengganggu kamera,” ujar Hakim Purwanto, Senin (5/1/2026).

Hakim juga meminta anggota TNI mundur ke belakang agar tidak mengganggu pengunjung sidang maupun awak media.

Kejagung Buka Suara soal Pengamanan TNI

Menanggapi sorotan tersebut, Direktur Penuntutan Jampidsus Kejagung, Riono Budisantoso, menjelaskan kehadiran TNI merupakan bagian dari pengamanan terhadap jaksa.

Menurut Riono, pengamanan itu dilakukan berdasarkan penilaian risiko yang telah berjalan sejak beberapa waktu lalu.

“Yang saya tahu, pengamanan dari TNI sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu berdasarkan penilaian risiko,” kata Riono kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga :  KKB Sadis! 34 Orang Dibantai di Yahukimo, Polda Papua Ungkap Fakta Mengerikan

Tak Hanya Sidang, TNI Amankan Aktivitas Kejaksaan

Selain itu, Riono menegaskan pengamanan TNI tidak hanya berlaku di ruang sidang, tetapi juga dalam kegiatan lain yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas Kejaksaan.

“Bukan hanya persidangan, tapi juga kegiatan lain dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan,” tegasnya.

Meski demikian, kehadiran TNI di ruang sidang tetap menuai perhatian publik. Apalagi, majelis hakim secara langsung meminta prajurit tersebut menyesuaikan posisi agar sidang berjalan kondusif dan tidak terganggu.

Kasus ini pun kembali menjadi sorotan tajam, seiring proses hukum dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang menyeret nama besar mantan Mendikbudristek.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru
Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB