Indonesia Kini Mandiri Atasi Bencana Sumatera, Menhan Sjafrie: Tak Perlu Bantuan Asing

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan rencana pelatihan Komcad bagi ASN di Pusat Kompetensi Bela Negara.  (Posnews/Kemenhan RI)

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan rencana pelatihan Komcad bagi ASN di Pusat Kompetensi Bela Negara. (Posnews/Kemenhan RI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Indonesia kini menunjukkan kepada negara di  dunia, bahwa mampu mengatasi bencana secara mandiri. Hal ini ditegaskan pemerintah dengan menangani dan pemulihan bencana di Sumatera.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan negara memiliki peralatan, logistik, tenaga medis, dan transportasi darat-laut-udara yang cukup untuk bergerak cepat.

Sjafrie menyatakan kemampuan ini hasil evaluasi pemerintah. “Bangsa kita sudah mampu sendiri,” tegasnya di Makassar, Selasa (9/12/2025).

Sjafrie menambahkan, relawan dari berbagai perguruan tinggi terus tiba di lokasi bencana. Seluruh kekuatan ini dikolaborasikan dalam sistem penanggulangan terpadu.

Ia menegaskan kondisi saat ini sangat berbeda dibanding era tsunami Aceh, ketika Indonesia masih bergantung pada bantuan asing.

Baca Juga :  Simposium Target PNBP 2025, Korlantas Fokus Layanan Publik Modern-Digital

Sekarang Aceh, Sumut, dan Sumbar bisa kita tangani sendiri,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait pernyataan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Sjafrie meluruskan bahwa yang dimaksud bukan bantuan negara asing.

Itu bantuan personal dari warga Tiongkok, bukan bantuan negara,” tegasnya.

Ketua Komisi V DPR Lasarus meminta pemerintah turun cepat mengatasi pascabencana, terutama karena APBD daerah sudah menipis.

Ia menegaskan pendanaan tak boleh jadi alasan lambatnya penanganan. “Kalau tidak mampu, jangan malu minta bantuan pihak lain,” katanya dalam rapat dengan Kemenhub, KemenPU, Basarnas, BMKG, dan Korlantas.

Baca Juga :  KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Komisi III DPR Sambut Haru Era Hukum Baru

Presiden Prabowo Tambah Bantuan Jadi Rp 4 Miliar per Daerah

Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian melaporkan 52 daerah terdampak kekurangan anggaran BTT. Ia mengusulkan bantuan Rp 2 miliar per kabupaten/kota.

Namun, Presiden Prabowo langsung melipatgandakan bantuan menjadi Rp 4 miliar per daerah.

Kalau Anda minta Rp 2 miliar, saya kasih Rp 4 miliar,” tegas Prabowo.

Untuk provinsi yang mengalami kerusakan paling berat, Prabowo juga menyiapkan bantuan khusus Rp 20 miliar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB