Indra Sjafri Ambil Alih Timnas U-23, Gerald Vanenburg Dicopot

Senin, 29 September 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indra Sjafri memimpin latihan Timnas Indonesia U-22 di Chiang Mai menjelang duel Filipina U-22. (Posnews/PSSI)

Indra Sjafri memimpin latihan Timnas Indonesia U-22 di Chiang Mai menjelang duel Filipina U-22. (Posnews/PSSI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – PSSI resmi menunjuk Indra Sjafri sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025 di Thailand.

Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers PSSI, Senin (29/9/2025) sore WIB, sekaligus mengakhiri teka-teki nasib pelatih sebelumnya, Gerald Vanenburg.

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, menyampaikan bahwa Indra Sjafri akan memimpin Garuda Muda dalam turnamen yang digelar pada 9–20 Desember 2025 di Thailand.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Akhirnya diputuskan siapa yang akan memimpin Timnas Indonesia di SEA Games, yaitu pelatih kepala Indra Sjafri. Kami siap mendukung kontingen Indonesia meraih hasil maksimal,” ujar Amali.

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-22 Masuk Pot 1 SEA Games 2025, Siap Pertahankan Emas

PSSI memilih Indra Sjafri berdasarkan rekam jejak suksesnya di level kelompok umur. Pelatih asal Sumatera Barat ini pernah membawa Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas SEA Games 2023 di Kamboja, mengakhiri puasa gelar sepak bola Indonesia selama 32 tahun.

Selain itu, Indra juga sukses menjuarai Piala AFF U-19 pada 2013 dan 2024.

“Kami memutuskan Indra Sjafri karena track record-nya gemilang. Ia terbukti mampu membawa Timnas meraih prestasi di level Asia Tenggara,” tambah Amali.

Nasib Gerald Vanenburg dan Kegagalan Sebelumnya

Keputusan ini sekaligus menutup spekulasi mengenai Gerald Vanenburg. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya menyatakan nasib Vanenburg akan ditentukan setelah review yang dilakukan Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Awan Tebal, Hujan Merata, Bogor–Bekasi Paling Berisiko

Rentetan kegagalan Vanenburg menjadi faktor utama pencopotan. Ia gagal membawa Timnas U-23 menjuarai Piala AFF U-23 2025 (hanya runner-up) dan gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026 setelah finis kedua di babak kualifikasi.

Tekanan publik pun meningkat, mendorong PSSI mengambil keputusan cepat dan menyerahkan tongkat kepelatihan kepada Indra Sjafri, yang memiliki catatan positif di level kelompok umur Asia Tenggara. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display
Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump
Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis
Trump Sebut Xi Jinping dan Vladimir Putin Bersikap Netral
Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina dengan Rudal Balistik
Serangan Militer Israel Tewaskan Seribu Warga Gaza
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Amerika Serikat dan Iran Rilis Dokumen Damai Sementara

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:32 WIB

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:25 WIB

Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:19 WIB

Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:51 WIB

Trump Sebut Xi Jinping dan Vladimir Putin Bersikap Netral

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:13 WIB

Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

Berita Terbaru

Dokter urologi menjelaskan gejala pembesaran prostat yang menyebabkan pria sering buang air kecil pada malam hari dan mengganggu kualitas hidup. (Posnews/ist)

KESEHATAN

Sering Bangun Malam untuk Kencing? Bisa Jadi Gejala BPH

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:37 WIB

Lompatan besar seri POVA. Tecno resmi meluncurkan POVA 8 dengan inovasi layar belakang Alive Matrix Display dan kapasitas baterai monster 8000 mAh. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:32 WIB

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo mengamankan lokasi penindakan terhadap DPO KKB di Distrik Dekai, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

HUKRIM

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:57 WIB