Presiden Paraguay Santiago Pena Tegaskan Aliansi Strategis dengan Taiwan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benteng diplomasi di Amerika Selatan. Presiden Paraguay Santiago Pena melakukan kunjungan kenegaraan ke Taipei guna memperkuat hubungan diplomatik, mengabaikan desakan China untuk memutuskan tali persahabatan dengan Taiwan. Dok: Istimewa.

Benteng diplomasi di Amerika Selatan. Presiden Paraguay Santiago Pena melakukan kunjungan kenegaraan ke Taipei guna memperkuat hubungan diplomatik, mengabaikan desakan China untuk memutuskan tali persahabatan dengan Taiwan. Dok: Istimewa.

TAIPEI, POSNEWS.CO.ID – Hubungan persahabatan antara Paraguay dan Taiwan memasuki babak baru yang semakin solid. Presiden Paraguay Santiago Pena secara terbuka mendukung Taiwan. Ia menjunjung tinggi hubungan bilateral dan menjanjikan dukungan penuh di panggung internasional.

Pernyataan tersebut meluncur saat Presiden Taiwan, Lai Ching-te, menyambut Pena dalam upacara militer yang megah di Taipei pada hari Jumat. Kunjungan ini merupakan perjalanan kedua Pena ke Taiwan sejak menjabat presiden. Hal ini membuktikan keteguhan hatinya dalam menjaga kemitraan tradisional tersebut.

Komitmen Nilai-Nilasi Demokrasi Bersama

Dalam pidato sambutannya, Presiden Pena menegaskan bahwa hubungan kedua negara bukan sekadar masalah politik. Ia menyebutnya sebagai aliansi strategis berlandaskan prinsip-prinsip suci.

“Paraguay sangat menghargai hubungan ini. Kami berkomitmen terus mendukung Taiwan dalam aliansi strategis,” tegas Pena. Dukungan tersebut berlandaskan nilai-nilai bersama seperti demokrasi, kebebasan, HAM, dan supremasi hukum. Selain itu, ia memandang Taiwan sebagai mitra pembangunan yang telah berkontribusi besar bagi kemajuan ekonomi Paraguay.

Menepis Desakan dan Intimidasi China

Kunjungan Pena ini memiliki arti politis yang sangat tajam bagi Beijing. China secara konsisten mengeklaim Taiwan sebagai salah satu provinsinya. Beijing juga terus berupaya menarik sekutu-sekutu diplomatik Taipei ke orbitnya. Bahkan, pada hari Kamis lalu, pemerintah China secara resmi menyerukan agar Paraguay segera mengakhiri hubungan diplomatiknya.

Baca Juga :  Jasad Pelatih Valencia CF Fernando Carreras Ditemukan di Perairan Komodo

Namun demikian, pemerintahan Pena tetap bergeming. Paraguay merupakan sekutu Taiwan dengan luas wilayah terbesar. Negara ini memegang posisi kunci bagi eksistensi diplomatik Taipei. Di saat banyak negara beralih haluan demi akses pasar China, Paraguay memilih untuk tetap setia pada prinsip demokrasi yang mereka anut bersama Taiwan.

Hubungan dengan Washington dan Tekanan Internal

Presiden Pena juga dikenal memiliki hubungan yang sangat baik dengan Amerika Serikat. Pada Februari lalu, ia mengunjungi Washington untuk bergabung dalam dewan perdamaian baru bentukan Presiden Donald Trump. Dalam pertemuan tersebut, Trump secara akrab menyebut Pena sebagai pemimpin muda yang impresif. Hal ini mempertegas dukungan AS terhadap kebijakan luar negeri Paraguay.

Baca Juga :  Tragedi Tumbler Ridge: Polisi Identifikasi Pelaku Penembakan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, tantangan internal tetap membayangi keputusan diplomatik Asunción. Laporan investigasi menunjukkan bahwa China mulai melakukan pendekatan gerilya terhadap kelas politik di Paraguay. Belasan anggota parlemen, jurnalis, dan tokoh oposisi dilaporkan telah mengunjungi China sejak akhir tahun 2023.

Politik domestik Paraguay juga diramaikan oleh perdebatan biaya ekonomi akibat absennya akses pasar China. Isu tersebut terus menjadi sorotan panas bagi pemerintahan Pena di tahun 2026.

Persahabatan yang Kian Mendalam

Presiden Lai Ching-te menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan tanpa henti dari pemerintah Paraguay. Menurut Lai, Paraguay secara vokal menyuarakan kepentingan Taiwan di arena internasional. Asunción merupakan pendukung kuat partisipasi global Taipei.

“Kunjungan Presiden Pena kali ini akan memperdalam persahabatan kita. Kerja sama kita pun akan semakin erat,” ujar Lai, optimis. Singkatnya, kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kemanusiaan masih mampu berdiri tegak di atas kepentingan pragmatisme ekonomi semata.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Teror KKB Papua Kembali Makan Korban, Anak Perempuan Tewas di Tembagapura
Pentagon Rilis Rekaman UAP Berbentuk Bola di Dekat Jepang
Produsen Timur Tengah Incar Fasilitas Cadangan Minyak Korea Selatan
64 Kendaraan Rusak dan Terbakar Usai Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe, 14 Orang Diperiksa
Minibus Terbakar di Kembangan, Jeriken Bensin Ditemukan di Dalam Minibus
Brigadir Arya Gugur Ditembak Pelaku Curanmor di Lampung, Polisi Buru Dua Pelaku
BMKG: Hujan Masih Mengintai Jabodetabek dan Kota Besar Indonesia Hari Ini
Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Tertimbun Pasir Vulkanik, 2 Pendaki Masih Dicari

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:24 WIB

Teror KKB Papua Kembali Makan Korban, Anak Perempuan Tewas di Tembagapura

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:30 WIB

Pentagon Rilis Rekaman UAP Berbentuk Bola di Dekat Jepang

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:27 WIB

Produsen Timur Tengah Incar Fasilitas Cadangan Minyak Korea Selatan

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:10 WIB

64 Kendaraan Rusak dan Terbakar Usai Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe, 14 Orang Diperiksa

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:54 WIB

Minibus Terbakar di Kembangan, Jeriken Bensin Ditemukan di Dalam Minibus

Berita Terbaru

Membongkar rahasia langit. Departemen Pertahanan AS merilis kumpulan rekaman objek misterius yang terdeteksi militer, termasuk penampakan objek berbentuk bola di dekat Jepang, sebagai bagian dari perintah transparansi Presiden Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pentagon Rilis Rekaman UAP Berbentuk Bola di Dekat Jepang

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:30 WIB

Solusi di tengah blokade. Negara-negara produsen minyak raksasa seperti Arab Saudi dan UEA berupaya menyimpan cadangan mentah mereka di fasilitas bawah tanah Korea Selatan guna menghindari risiko kelumpuhan distribusi di Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Produsen Timur Tengah Incar Fasilitas Cadangan Minyak Korea Selatan

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:27 WIB