Iran Akhiri Gelombang Pertama Serangan ke Israel

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

TEHRAN, POSNEWS.CO.ID – Militer Iran resmi mengumumkan berakhirnya gelombang pertama serangan udara ke wilayah Israel sejak kesepakatan gencatan senjata April lalu. Namun, mereka mengancam akan segera meluncurkan serangan balasan baru jika Israel tetap menggempur wilayah Lebanon.

Saling Serang Target Vital dan Desakan Trump

Israel meluncurkan serangan balasan setelah pihak Tehran menembakkan rentetan rudal pada hari Minggu malam. Sebab, Iran berdalih serangan tersebut merupakan balasan atas aksi pengeboman udara Israel di pinggiran Beirut.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mendesak kedua belah pihak untuk segera menghentikan baku tembak secara total. Sebab, konflik bersenjata ini langsung mengerek harga minyak mentah dunia naik sebesar 4 persen. Akibatnya, ketegangan ini mengancam kelancaran proses perundingan damai global yang sedang berjalan.

Militer Israel menggempur pabrik petrokimia di wilayah barat daya Iran yang dituding memproduksi rudal balistik. Sebaliknya, Garda Revolusi Iran (IRGC) membalas dengan menyerang fasilitas serupa milik Israel di kota Haifa. Dengan demikian, aksi ini menandai kontak senjata langsung pertama antara kedua negara sejak bulan April kemarin.

Syarat Gencatan Senjata dan Blokade Pelabuhan

Komando militer Iran menegaskan bahwa mereka telah memberikan respons menyakitkan atas agresi Israel di Lebanon hulu. “Oleh karena itu, kami memutuskan untuk menghentikan sementara operasi militer saat ini,” tulis pernyataan resmi tersebut. Namun, mereka memperingatkan akan meluncurkan serangan yang jauh lebih menghancurkan jika Israel tidak menghentikan agresi di Lebanon selatan.

Trump menyatakan melalui media sosial bahwa kedua belah pihak sebenarnya menginginkan gencatan senjata segera. Meskipun begitu, ia menegaskan blokade pelabuhan Iran oleh militer AS akan tetap berjalan hingga tercapainya kesepakatan damai.

Baca Juga :  FIFA Rilis Maskot Piala Dunia 2026: Clutch, Zayu, dan Maple Jadi Simbol Tuan Rumah

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengaku sedang bertukar pesan dengan Washington. Namun, ia menyebut proses komunikasi tersebut berlangsung di tengah atmosfer kecurigaan yang sangat tinggi.

Keterlibatan Milisi Houthi Yaman

Sementara itu, kelompok Houthi di Yaman berjanji akan menghentikan pelayaran kapal-kapal Israel di Laut Merah. Selain itu, mereka juga mengeklaim telah meluncurkan dua rudal balistik ke wilayah Israel secara langsung.

Langkah taktis Houthi ini berpotensi mengacaukan jalur pelayaran alternatif minyak mentah dunia. Sebab, blokade Iran atas Selat Hormuz memaksa kapal tangki mencari rute alternatif yang lebih aman. Pada akhirnya, dunia kini menanti apakah jalur diplomasi tertutup ini mampu meredakan badai perang energi global tahun 2026.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal
Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO
Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden
Perusahaan Pelayaran Hentikan Operasi ke Ukraina
Pakistan Minta Bantuan Finansial 10 Miliar Dolar AS
Dua Kobaran Api Raksasa Bersiap Menyatu di Barat Madrid
Jepang Kembangkan Sistem SHIELD dan Reorganisasi Industri
Mantan PM Hungaria Tuduh Pemerintah Hancurkan Demokrasi

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:27 WIB

Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:19 WIB

Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:21 WIB

Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:11 WIB

Perusahaan Pelayaran Hentikan Operasi ke Ukraina

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:32 WIB

Pakistan Minta Bantuan Finansial 10 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

Ancaman ganda jalur energi global. Kelompok Houthi menyerang dua tanker minyak Saudi dan memblokir Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:27 WIB

Peluang dan tantangan industri sawit. MPOC memproyeksikan harga CPO Agustus bertahan stabil berkat mandat B50 Indonesia serta dinamika pasar energi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:19 WIB

Langkah hukum selamatkan posisi presiden. Pengadilan Tinggi Afrika Selatan membekukan sementara proses pemakzulan Presiden Cyril Ramaphosa terkait skandal uang di sofa peternakan Phala Phala. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden

Sabtu, 25 Jul 2026 - 09:21 WIB

Krisis pasokan pangan dunia. Raksasa pelayaran Maersk dan Hapag-Lloyd menghentikan operasional ke pelabuhan Ukraina akibat gempuran rudal Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Perusahaan Pelayaran Hentikan Operasi ke Ukraina

Sabtu, 25 Jul 2026 - 09:11 WIB

Manuver diplomasi ekonomi Pakistan. Islamabad mengajukan fasilitas dana stabilitas 10 miliar dolar AS kepada Washington di tengah keraguan para ekonom. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pakistan Minta Bantuan Finansial 10 Miliar Dolar AS

Sabtu, 25 Jul 2026 - 07:32 WIB