Perundingan Roma dan Serangan Susulan Israel
POSNEWS.CO.ID, ROMA — Militer Israel menggempur kembali kawasan Lebanon selatan pada Rabu. Langkah tegas ini merusak momentum diplomasi antara Israel dan Lebanon di Roma. Selain itu, otoritas militer Israel menuding Hizbullah melanggar kesepakatan gencatan senjata.
Namun, serangan udara tersebut menewaskan sedikitnya satu warga lokal. Selanjutnya, tim medis merawat 11 korban luka akibat ledakan. Oleh karena itu, militer Israel memerintahkan warga desa Mansouri mengungsi ke utara.
Dinamika Diplomasi dan Penolakan Hizbullah
Di sisi lain, delegasi Israel menghentikan pembicaraan di Roma lebih awal. Pihak Israel memprotes kebocoran informasi rahasia oleh pihak Lebanon. Meski demikian, kedua pihak menjadwalkan perundingan lanjutan pada hari Kamis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Pemimpin Hizbullah Naim Qassem menolak tegas negosiasi langsung tersebut. Pihak Hizbullah menolak menyerahkan senjata kepada pasukan pemerintah. Akibatnya, bentrokan bersenjata terus mengancam keselamatan ratusan ribu warga sipil.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













