Jakarta Muslim Fashion Week 2026 Raup Rp122 Miliar, Indonesia Calon Pusat Modest Fashion Dunia

Senin, 10 November 2025 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desainer Indonesia tampilkan koleksi modest fashion di panggung JMFW 2026. (Posnews/Ist)

Desainer Indonesia tampilkan koleksi modest fashion di panggung JMFW 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Gelaran Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 mendapat sambutan meriah dari berbagai negara melihat modest fashion Indonesia. 

Kegiatan tersebut resmi ditutup Menteri Perdagangan Budi Santoso (Mendag Busan) di Kartika Expo Center, Balai Kartini, Jakarta, Minggu (9/11/2025).

Ajang fesyen muslim internasional ini mencatat transaksi fantastis Rp321,88 miliar (USD 19,51 juta) — jauh melampaui target USD 10 juta.

Mendag Busan menegaskan bahwa total transaksi JMFW 2026 menembus USD 19,51 juta, menjadi bukti kuat modest fashion Indonesia kian diperhitungkan dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transaksi spektakuler ini berasal dari tiga sumber:

  • MoU senilai USD 15,30 juta,
  • Transaksi langsung di lokasi pameran USD 436 ribu, dan
  • Business matching USD 3,77 juta.

Menariknya, UMKM menyumbang 37,97 persen atau sekitar Rp122,23 miliar dari total transaksi. “Ini bukti nyata kreativitas desainer lokal dan sinergi pemerintah dengan pelaku usaha,” ujar Mendag.

Baca Juga :  Pak Ogah Aniaya Pengendara Motor di Lampu Merah Grogol, Polisi Amankan 3 Pelaku

Dengan mengusung tema “Essential Lab”, JMFW 2026 sukses menghadirkan 242 jenama lokal yang memamerkan karya terbaiknya. Sementara itu, selama empat hari pelaksanaan, sebanyak 11.459 pengunjung memadati ajang JMFW 2026 dari berbagai daerah.

Tak hanya ramai pengunjung lokal, bahkan di tingkat internasional pun gaungnya terasa.

Meskipun tidak digelar bersamaan dengan Trade Expo Indonesia, namun JMFW tetap berhasil mencuri perhatian para buyer internasional asal Malaysia, Prancis, Italia, Singapura, Uni Emirat Arab, Jepang, hingga Sudan.

Minat global terhadap modest fashion Indonesia makin kuat. Produk kita makin inovatif dan berdaya saing tinggi,” tandas Mendag Busan.

Ia mengajak seluruh pihak menjaga semangat kolaborasi dan inovasi agar JMFW tahun depan makin besar dan berdampak luas. “Indonesia harus terus menjadi pusat modest fashion dunia,” seru Mendag.

JMFW 2026 Bukti Tren Industri Fesyen muslim Global

Apresiasi datang dari Bank Indonesia. Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Imam Hartono menyebut JMFW 2026 menjadi bukti tren positif industri fesyen muslim global. “Kita harus tangkap peluang besar ini untuk mendorong ekonomi nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov DKI Salurkan Pemutihan Ijazah Tahap IV Rp7,69 Miliar untuk 1.897 Siswa

Sementara itu, desainer Istafiana Candarini (Irin), pemilik jenama Kami, mengaku JMFW membuka peluang besar. “Kami sempat dijajaki buyer dari Milan yang tertarik dengan koleksi sportswear. Semoga bisa lanjut kerja sama,” ucap Irin antusias.

Penutupan JMFW 2026 menampilkan parade spektakuler dari jenama ternama seperti Unique Indonesia, Rumah Kebaya Velga, Tarasari, Pelanusa, Kami, Puthic by Nissa Khoirina, dan Nina Nugroho.

Acara ini sukses berkat dukungan kolaboratif dari Bank Indonesia, Kemenparekraf, Pemprov DKI Jakarta, Pegadaian, Sarinah, Shopee, Wardah, PT KAI, dan BSI, serta mitra korporasi seperti Google Indonesia, Panasonic, Asia Pacific Rayon, dan Deatextile.

Dengan semangat gotong royong dan kreativitas tanpa batas, JMFW 2026 menegaskan posisi Indonesia sebagai kiblat modest fashion dunia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?
Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Pembicaraan Teknis Greenland dengan AS Dimulai, Tensi Mereda
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:11 WIB

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:07 WIB

Perlombaan Baru Miliarder Menuju Nol Gravitasi dan Koloni Mars

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB

Ilustrasi, Riset membuktikan: loyalitas pada merek masa kecil bertahan hingga 50 tahun. Migran di AS dan India lebih memilih produk mahal dari daerah asal daripada alternatif lokal yang murah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:11 WIB