Jaksa Agung Copot Kajari Jakbar, Terungkap Aliran Rp 11,7 M Investasi Bodong

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Agung RI. Dok: Istimewa

Kejaksaan Agung RI. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot Hendri Antoro dari jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Pencopotan itu terkait penggelapan barang bukti kasus investasi bodong Robot Trading Fahrenheit.

“Kami sudah menunjuk Plt, Aspidsus Kejati DKI Jakarta Haryoko Ari Prabowo,” kata Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna, Rabu (8/10/2025).

Menurut Anang, Jaksa Agung mencopot Hendri Antoro sejak pertengahan September 2025. Ia menegaskan, sanksi berlaku bagi siapa pun yang terbukti melanggar etik maupun hukum di kejaksaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anang menambahkan, kami memberikan sanksi setelah menyelesaikan pemeriksaan internal.”

Selain itu, Hendri Antoro diduga menerima Rp 500 juta dari kasus dugaan korupsi pengembalian barang bukti Robot Trading Fahrenheit.

Baca Juga :  Skandal Investasi Syariah, Modus Proyek Fiktif PT DSI - 15 Ribu Lender Rugi Rp2,4 Triliun

Aliran uang ini terungkap melalui surat dakwaan jaksa Kejari Jakbar, Azam Akhmad Akhsya, yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum Kejati DKI Jakarta pada Kamis (8/5/2025).

Kasus ini mengungkap penggelapan atau pemerasan uang pengembalian korban senilai Rp 11,7 miliar. Dari jumlah tersebut, pihak terkait menukar Rp 1,3 miliar ke dolar Singapura di money changer dan membagikannya sebagai berikut:

  • Hendri Antoro menerima Rp 500 juta setelah Azam menitipkannya melalui Plh Kasi Pidum/Kasi BB Kejari Jakbar, Dody Gazali, pada Desember 2023.
  • Iwan Ginting (mantan Kajari Jakbar) menerima Rp 500 juta di Cilandak Town Square pada 25 Desember 2023.
  • Dody Gazali (Plh Kasi Pidum/Kasi BB): Rp 300 juta (Desember 2023).
  • Sunarto (mantan Kasi Pidum): Rp 450 juta via Bank Mandiri atas nama Ruslan.
  • M. Adib Adam (Kasi Pidum): Rp 300 juta via BCA atas nama Baroto.
  • Kasubsi Pratut Kejari Jakbar: Rp 200 juta via BCA atas nama Baroto.
  • Kakak Azam Akhmad Akhsya: Rp 200 juta.
  • Azam Akhmad Akhsya sendiri: Rp 1,1 miliar.
  • Sejumlah staf Kejari Jakbar: Rp 150 juta, tunai dan transfer.
Baca Juga :  Kapolri Sowan ke Ponpes Al-Hamidy Pamekasan, Tegaskan Ulama Mitra Utama Jaga NKRI

“Kami tetap tegas menindak, termasuk sanksi terberat: pencopotan jabatan jaksa,” pungkas Anang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Uang Narkoba Fredy Pratama Terbongkar, Frans Antony Bawa Rp1 Miliar per Pengiriman
Polda Metro Periksa Kertas, Tinta hingga Watermark dalam Kasus Ijazah Jokowi
Frans Antony Tumbang, Polri Selangkah Lagi Bongkar Kerajaan Narkoba Fredy Pratama
Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa
Viral Dikira Begal, Polisi Ungkap Pelajar Tewas Akibat Pengeroyokan Brutal di Grogol
Gara-Gara Cewek, Duel Celurit di Jakarta Utara Tewaskan Remaja 16 Tahun
90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga
Bareskrim Tangkap Frans Antony di Malaysia, Pengendali Uang Narkoba Fredy Pratama

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Jejak Uang Narkoba Fredy Pratama Terbongkar, Frans Antony Bawa Rp1 Miliar per Pengiriman

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polda Metro Periksa Kertas, Tinta hingga Watermark dalam Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WIB

Viral Dikira Begal, Polisi Ungkap Pelajar Tewas Akibat Pengeroyokan Brutal di Grogol

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:13 WIB

Gara-Gara Cewek, Duel Celurit di Jakarta Utara Tewaskan Remaja 16 Tahun

Berita Terbaru

Menjaga kedaulatan demokrasi. Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan hak pertahanan negara dan mendesak persetujuan pembelian senjata baru dari AS. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Jun 2026 - 17:19 WIB

Pelebaran sayap di Asia Timur. Anthropic resmi membuka kantor baru di Seoul guna menggarap pasar potensial Korea Selatan pasca-pemblokiran akses model AI canggih oleh pemerintah AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Jumat, 19 Jun 2026 - 16:15 WIB