KKN UNSIKA Bangun Insinerator, Atasi Krisis Sampah di Pantai Pulau Putri Cikeong

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN 65 Universitas Singaperbangsa Karawang membangun insinerator ramah lingkungan di kawasan Pantai Pulau Putri Cikeong, Desa Segarjaya, untuk mengurangi sampah dan menjaga kelestarian wisata pesisir. (Posnews/KKN UNSIKA)

Mahasiswa KKN 65 Universitas Singaperbangsa Karawang membangun insinerator ramah lingkungan di kawasan Pantai Pulau Putri Cikeong, Desa Segarjaya, untuk mengurangi sampah dan menjaga kelestarian wisata pesisir. (Posnews/KKN UNSIKA)

KARAWANG, POSNEWS.CO.ID – Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, memiliki potensi besar di sektor pariwisata pesisir.

Salah satu destinasi andalannya, Pantai Pulau Putri Cikeong, selama ini menjadi magnet wisata sekaligus sumber penghasilan bagi masyarakat setempat.

Namun, di balik pesona pantainya, kawasan wisata tersebut menghadapi persoalan serius. Timbunan sampah terus meningkat dan mulai mengancam kebersihan pantai, kelestarian ekosistem pesisir, serta kenyamanan wisatawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan itu dipicu belum tersedianya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di tingkat desa.

Kondisi tersebut diperparah dengan belum optimalnya sistem pengangkutan sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sehingga sebagian warga dan pelaku usaha terpaksa mengelola sampah secara mandiri atau membuangnya di lokasi yang tidak semestinya.

Baca Juga :  Diskominfotik DKI Sesalkan Perusakan CCTV saat Unjuk Rasa Pejompongan

Melihat kondisi tersebut, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 65 Gelombang II Tahun 2026 Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menjadikan persoalan sampah sebagai program pengabdian utama di Desa Segarjaya.

Setelah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat, mahasiswa KKN bersama aparat desa menyepakati pembangunan insinerator ramah lingkungan di Dusun Karangmulya, tepat di kawasan wisata Pantai Pulau Putri Cikeong.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Indah Purnama Dewi, S.Pd., M.Pd., para mahasiswa merancang fasilitas pembakaran sampah bersuhu tinggi yang mampu mengurangi volume sampah secara efektif dengan emisi asap yang minim.

Solusi Nyata Atasi Sampah Pantai

Insinerator tersebut dirancang khusus untuk mengolah sampah kering, terutama sampah anorganik, sehingga volumenya berkurang secara signifikan.

Sistem pembakarannya juga meminimalkan kepulan asap hitam yang berpotensi mencemari lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Bareskrim dan BI Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu, 1.241 Tersangka Ditangkap

Fasilitas ini memudahkan pengelola wisata, pedagang, dan warga mengelola sampah tanpa membuangnya ke laut atau saluran irigasi.

Langkah ini diharapkan menjaga kebersihan dan daya tarik Pantai Pulau Putri Cikeong sekaligus mendukung ekonomi masyarakat.

Empat Program Unggulan untuk Desa Segarjaya

(Kiri) Mahasiswa KKN UNSIKA memasang tiang reflektor di tiga dusun untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. (Tengah) Mahasiswa bersama warga mengembangkan produk olahan bandeng presto sebagai upaya hilirisasi ekonomi. (Kanan) Mahasiswa mendampingi pelaku UMKM dan pemilik warung pesisir mendaftar serta mengaktifkan QRIS gratis.

Tak hanya fokus pada pelestarian lingkungan, Kelompok KKN 65 UNSIKA juga menjalankan tiga program pemberdayaan masyarakat lainnya.

Program itu meliputi pengembangan bandeng presto, digitalisasi QRIS bagi UMKM, serta pemasangan tiang reflektor di tiga dusun.

Melalui empat program unggulan, mahasiswa KKN mendorong pengelolaan lingkungan, memperkuat ekonomi warga, dan meningkatkan infrastruktur dasar Desa Segarjaya.

Program ini membuktikan kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan desa.**

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Minggu, 13 September 2026 - 20:59 WIB

Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari

Berita Terbaru