Jasad Pelatih Valencia CF Fernando Carreras Ditemukan di Perairan Komodo

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad WNA Spanyol Fernando Martin Carreras di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT. (Posnewes/Tim SAR)

Petugas Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad WNA Spanyol Fernando Martin Carreras di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, NTT. (Posnewes/Tim SAR)

LABUAN BAJO, POSNEWS.CO.ID – Jasad WNA asal Spayol akhirnya ditemukan Tim SAR gabungan di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

Polisi memastikan korban adalah Fernando Martin Carreras, pelatih sepak bola wanita Valencia CF asal Spanyol.

Kepastian itu disampaikan Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra. Ia menegaskan jasad tersebut berjenis kelamin laki-laki dewasa dan berkewarganegaraan Spanyol.

“Benar, itu Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF,” kata Henry, Minggu (4/1/2026).

Jasad Fernando ditemukan sekitar pukul 08.47 WITA di perairan antara Pulau Seraya dan Pulau Rinca, kawasan Taman Nasional Komodo.

Baca Juga :  Prabowo Pulihkan Nama Baik 2 Guru Luwu Utara, Tanda Tangani Rehabilitasi di Halim

Petugas langsung mengevakuasi jenazah ke RSUD Komodo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini, tim medis dan Biddokkes Polda NTT masih melakukan visum et repertum serta identifikasi sesuai prosedur Disaster Victim Identification (DVI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemeriksaan dan identifikasi masih berjalan sesuai prosedur,” tegas Henry.

Identitas Dipastikan Cocok

Polisi memastikan hasil identifikasi korban sudah cocok dengan data keluarga. Pencocokan data ante mortem dan post mortem, baik primer maupun sekunder, dinyatakan sesuai standar DVI Interpol.

Baca Juga :  Pramono Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga 27 Januari, Jakarta Siaga Hujan Ekstrem

“Data korban sudah sesuai seluruhnya,” ujarnya.

Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko menegaskan seluruh unsur SAR tetap dikerahkan penuh. Penyisiran laut, patroli perairan, hingga dukungan alat SAR terus dimaksimalkan.

Rudi juga mengimbau nelayan dan warga sekitar Selat Padar agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda terkait korban atau bangkai kapal.

“Kerja sama masyarakat sangat kami harapkan,” tandasnya.

Penemuan ini mengakhiri pencarian panjang yang menyita perhatian publik, termasuk dunia sepak bola internasional.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terbaru